Pengembangan Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam MultikulturalSamudra Biru, 23 Mar 2021 - 426 halaman Pendidikan Islam Indonesia memiliki kekhasan tersendiri berbanding dengan negara lain dalam dunia Islam. Tidak saja berbentuk madrasah, tetapi beragam. Ini belum lagi adanya perjumpaan dengan etnisitas dan juga keberagamaan di masyarakat Indonesia. Walau dengan nama yang sama, madrasah atau pesantren, tetapi keduanya ketika berada dalam lingkungannya masing-masing memiliki corak tersendiri. Dalam pandangan-pandangan inilah, kemudian buku ini diwujudkan untuk memberi ruang bagi tersemainya pandangan keberagaman di pendidikan Islam. Dalam soal ideologis, tetap saja tunggal. Namun dalam praktik, begitupula dengan metode, akan mengalami adaptasi disesuaikan dengan kondisi kelembagaan. Buku ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk mendokumentasikan pendidikan Islam di Indonesia. Dengan kondisi yang diuraikan sebelumnya, merupakan sebuah kesempatan dalam memperkaya maklumat pendidikan. Termasuk dengan adanya langkah ini sehingga dapat melengkapkan mozaik pendidikan Islam. |
Isi
Bagian 1 | 1 |
Bagian 2 | 29 |
Bagian 3 | 31 |
Bagian 4 | 61 |
Bagian 5 | 65 |
Bagian 6 | 117 |
Bagian 7 | 130 |
Bagian 8 | 145 |
Bagian 15 | 217 |
Bagian 16 | 219 |
Bagian 17 | 227 |
Bagian 18 | 239 |
Bagian 19 | 293 |
Bagian 20 | 357 |
Bagian 21 | 379 |
Bagian 22 | 380 |
Bagian 9 | 147 |
Bagian 10 | 164 |
Bagian 11 | 169 |
Bagian 12 | 179 |
Bagian 13 | 197 |
Bagian 14 | 212 |
Bagian 23 | 385 |
Bagian 24 | 387 |
Bagian 25 | 389 |
Bagian 26 | 407 |
Bagian 27 | 425 |
Istilah dan frasa umum
al-Qur’an analisis aspek ayat bahan ajar belajar mengajar belajar siswa bentuk berbagai berbasis berikut budaya Lampung budaya masyarakat Lampung coba lebih luas curriculum dikembangkan dilakukan empirisme etnik evaluasi fitrah guru PAI hasil belajar hukum implementasi kurikulum implementasi model integrasi kurikulum isi kurikulum kajian karakteristik kategori keagamaan kegiatan pembelajaran kelas kelompok kemampuan keragaman khalifah kompetensi dasar kondisi konsep konteks Kota Bandar Lampung Kurikulum Berbasis Kompetensi kurikulum PAI learning lingkungan masalah mata pelajaran PAI materi PAI maupun melakukan melalui memahami memberikan memiliki mengenai menghargai Menjelaskan metode multikulturalisme mungkin nilai nilai-nilai operant conditioning PAI dalam perspektif PAI dengan budaya pandangan pemahaman pembelajaran PAI pendekatan penelitian pengajaran pengalaman belajar pengembangan kurikulum pengembangan model kurikulum pengetahuan penilaian perbedaan perilaku Perspektif Multikultural peserta didik prinsip Progresivisme proses pembelajaran putaran relevan Sakai Sambayan saling sebagaimana sekolah sesuai sikap silabus SMAN sosial standar kompetensi studi subyek didik terkait toleransi tujuan uji coba uji validasi upaya

