PANDEMI CORONA: VIRUS DEGLOBALISASI Masa Depan Perekonomian Global dan Nasional

Sampul Depan
Didin S. Damanhuri, Irvan Rahardjo, Rusli Abdulah, Tauhid Ahmad
PT Penerbit IPB Press, 12 Jul 2020 - 374 halaman
Buku ini mencoba untuk merekam sejumlah tulisan yang dipublikasikan di media massa baik cetak maupun online serta dialog sosial media oleh sejumlah pakar dan akademi di berbagai bidang. Tidak saja melihat pandemi COVID-19 dari perspektif ekonomi baik untuk mengatasi sebab maupun akibat yang ditimbulkan, tetapi juga melihat pandemik COVID-19 dari spektrum yang lebih luas mencakup aspek sosial, agama, teknologi, filsafat hingga kesiapan infrastruktur kesehatan berupa industri farmasi. Meliputi 43 artikel terbagi dalam tiga bab utama dan satu bab khusus dialog Facebook Prof Didin S Damanhuri yang dimuat di media massa dan sosial media dalam kurun waktu Maret hingga April 2020.
 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Kami tak menemukan resensi di tempat biasanya.

Isi

Bab II Analisis Terhadap Penanganan Covid19
91
Bab III Teknologi dan Infrastruktur Pendukung Reformasi
161
EPILOG
227
Bab IV Rekaman Dialog Facebook
247
Tentang Penulis
321
Sampul Belakang
339
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2020)

Prof. Dr. Didin S. Damanhuri, SE,MS. DEA Lahir di Desa Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, 66tahun yang lalu. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Pembangunan di FE Unpad, Bandung tahun 1978, Magister Ekonomi Pertanian FPS-IPB tahun 1984, Master Ekonomi Pembangunan dan Doktor Ekonomi Politik Institute de Recherche Economique de laPlanification et du Development (IREPD), Centre Asie, France, tahun 1988 dan 1993 serta Guru Besar penuh IPB tahun 2000). Pendiri lembaga think-thank INDEF (Institute for Development Economic & Finance), Jakarta. Ketua Departemen Ekonomi CIDES (1997-1998), Konsultan UNDP-Bappenas (1995-1997). Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (2000-2001), Kepala Balitbang dan Informasi

326 | Pandemi Corona: Virus Deglobalisasi

Departemen Nakertrans (2001-2004), Ketua Tim Pembenahan TKI Depnakertrans dan Inter-Departemen (2003-2005), Tim Globalisasi Dewan Riset Nasional (1997-1998), Tim Nasional Reformasi untuk Masyarakat Madani/Keppres (1998-2000), Komisaris PT Jamsostek (2001-2007). Staf Ahli Bidang Ekonomi LEMHANNAS (Lembaga KetahananNasional) (2007-sekarang). Aktif menulis di media massa sejak mahasiswa hingga sekarang, di jurnal ilmiah, menjadi pembicara seminar di dalam maupun luar negeri, wawancara mediacetak dan elektronik sebagai pengamat ekonomi dan ekonomi-politik. Menulis buku hingga tahun 2019, berjumlah 63 baik sebagai penulis tunggal maupun kontributor.

Irvan Rahardjo , SE,MM Lahir di Semarang 12 Juli 1956. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jakarta tahun 1992. Sarjana Strata S2 Magister Manajemen Universitas Gajah Mada Yogjakarta tahun 2007. 41 tahun berkarir di bidang asuransi. Diantaranya pernah menjabat sebagai Komisaris Independen Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 serta Komisaris Utama L & G Risk Services ( 2006-sekarang ). Senior Partner pada PT. KIS Aktuaria ( 2008-2012). Direktur Utama PT. Estika Jasa Tama (1996-1998), Direktur Asuransi Jasindo (2001), dan Direktur PT. Pertani Persero (2003 -2007). Pendiri KUPASI (Komunitas Penulis Asuransi Indonesia). Menulis dan editor sejumlah buku , kolumnis dan narasumber tetap media cetak nasional, online dan media elektronik terkait isu isu perasuransian.

Rusli Abdulah Menempuh pendidikan sarjana di bidang Ilmu Ekonomi (2003-2008) dan gelar master di jurusan Ekonomi Pembangunan (2011-2013), Rusli mengawali karirnya di Suara Merdeka sebagai reporter (Juni 2009 - Agustus 2009). Pada 2009-2014 menjadi peneliti di Institute for Economic Research and Social Studies (Interess). Sempat menjadi reserach fellow di Pusat Kajian Pembangunan (Kajibang) LPPM, Universitas Diponegoro 2011-2013. Setelah itu, pada tahun 2014 hingga saat ini, Rusli menjadi peneliti di INDEF.

Tauhid Ahmad lahir di Jakarta 26 Juni, 1975. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Pertanian di Institut Pertanian Bogor (1999), Magister di Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi (PPIE), Universitas Indonesia dengan mayor Ilmu Ekonomi (2004), dan program Doktoral pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (2018). Sejak 2019 menjadi Direktur Eksekutif INDEF. Memiliki pengalaman sebagai anggota Pokja Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) tahun 2015 - 2019, Staf Ahli Komite IV/Budget Office/Puskadaran Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (2014 - 2019), Anggota Tim Editor Jurnal Ekonomi Indonesia Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Volume Des 2008-June 2011 (2011 - 2012) dan Peneliti pada Lembaga Pendidikan, Penerangan dan Penelitian Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Jakarta (1999-2006)

Informasi bibliografi