Sains dan Agama; Dialog Epistemologi Nidhal Guessoum dan Ken WilberSakata Cendekia, 10 Okt 2019 - 336 halaman Buku ini membahas tentang relasi sains dan agama dalam perspektif epistemologi Nidhal Guessoum dan Ken Wilber. Selain itu juga membahas tentang perbedaan dan persamaan konsep epistemologi keduanya dan implikasinya terhadap pandangan mereka tentang hubungan sains dan agama. Lebih jauh lagi, buku ini menjelaskan bagaimana dan dalam konteks apa kemungkinan terjadi dialog dan titik temu epistemologi Guessoum dan Wilber serta relevansinya dengan diskursus relasi sains dan agama di dunia Islam. |
Isi
Bagian 1 | 1 |
Bagian 2 | 27 |
Bagian 3 | 82 |
Bagian 4 | 93 |
Bagian 5 | 119 |
Bagian 6 | 120 |
Bagian 7 | 153 |
Bagian 8 | 160 |
Bagian 9 | 207 |
Bagian 10 | 269 |
Bagian 11 | 273 |
Bagian 12 | 309 |
Istilah dan frasa umum
20 Maret abad adanya al-Quran alam aliran Atheisme Barat berbagai berbeda bersifat berupaya cenderung dasar dasarnya diakses 20 Maret diakses tanggal dialog dipahami disertasi diskursus empiris empirisme epistemologi filosofis filsafat sains filsuf fisika Guessoum dan Wilber Gulen hermeneutik History Ibn Rushd ilmiah ilmu ilmu-ilmu ilmuwan integrasi sains intelektual interior Islam’s Quantum Question Islamic Studies Islamisasi sains Journal keagamaan kebenaran keilmuan Ken Wilber Knowledge konflik konteks kontribusi kosmologi kritik kuadran makna Marriage of Science maupun memahami memberikan memiliki menggunakan metafisika metode model modernitas Muslim Nasr New York Nidhal Guessoum objek ontologi pandangan paradigma pemahaman pemikir pemikiran pengalaman inderawi penting peradaban peran perbedaan perdebatan perkembangan sains persoalan Philosophy positivisme posmodernisme ranah rasionalisme realitas rekonsiliasi relasi sains revolusi ilmiah sains dan teknologi sains modern saintis Science and Religion sebuah sejarah sisi spiritual spiritualitas sumber pengetahuan teistik teologi teori evolusi terjadi terkait termasuk Theology Thomas Kuhn Tuhan umat upaya wahyu World Zygon

