ILMU NEGARA: Bahan Pendidikan Untuk Perguruan Tinggi

Sampul Depan
Penerbit Unika Atma Jaya Jakarta, 27 Jun 2019 - 232 halaman

Buku ini merupakan revisi dari buku Ilmu Negara: Buku panduan mahasiswa, Jakarta, yang diterbitkan atas kerja sama APTIK dan penerbit Gramedia Pustaka utama, tahun 1992.


Perubahan Paradigma, dari paradigma teknokratis struktural ke paradigma humanis partisipatoris, merupakan hal yang menarik untuk dibaca dan disimak di dalam buku ini.


Lebih menarik lagi, telah terjadi perubahan paradigma negara hukum. Negara hukum kesejahteraan dengan segala variannya, dari negara hukum liberte-liberal, negara hukum formal, negara hukum materiil, negara hukum kesejahteraan, negara hukum sosialis, negara hukum neoliberal, hingga negara hukum sosial, telah mengalami anomali dan krisis. Paradigma negara hukum yang saat ini sedang berkuasa adalah negara hukum pembangunan. Apa dan seperti apa negara hukum pembangunan itu? Jawaban tersaji di dalam buku ini!


Buku ini disertai dengan arahan kompetensi dasar yang diharapkan dari pembaca. Dengan demikian pembaca dengan mudah menyimak isi dari buku. Buku ini sangat cocok dibaca oleh para pemerhati negara, politisi dan mahasiswa fakultas hukum dan ilmu politik.

 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Kami tak menemukan resensi di tempat biasanya.

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2019)

Dr. Max Boli Sabon, S.H., M.Hum. Penulis lahir di Desa Kenotan, Adonara Tengah, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, 2 Desember 1949. Anak bungsu dari empat bersaudara ini lahir dari pasangan Paulus Kia Suban dan Agnes Tobi Lolon.


Penulis berijazah Sekolah Rakyat Katolik (SRK) Lite, Adonara, Flores Timur, tahun 1962; berijazah SMPK Phaladhya Waiwerang, Adonara, Flores Timur, tahun 1965; berijazah SMA Surya Mandala, Waiwerang, Adonara, Flores Timur, tahun 1969; berijazah Sarjana Hukum Tata Negara dari Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, tahun 1977; berijazah Magister Humaniora dari Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung, tahun 1993; berijazah Doktor Hukum Tata Negara dari universitas yang sama, tahun 2006.


Ketika Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (APTIK)menyelenggarakan Proyek Pengembangan Mata Kuliah, Penulis bersama rekan-rekan anggota APTIK menulis Pengantar Ilmu Hukum, Pengantar Tata Hukum Indonesia, dan Ilmu Negara, buku-buku panduan untuk mahasiswa yang diterbitkan oleh Gramedia, 1989-1992. Pada masatugas belajar di Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Penulis menerbitkan buku-buku Fungsi Ganda Konstitusi, (1991) Wajah Baru Undang Undang Dasar Republik Indonesia, (2000) , dan Melalui Pendekatan Budaya Lokal Menuju Efektivitas Hukum Otonomi Daerah Kabupaten Flores Timur (2001). Sebuah hasil penelitian Penulis, setelah selesai tugas belajar, yang berjudul Kontribusi Budaya Lokal Terhadap Hukum Otonomi Daerah diterbitkan oleh Kantor Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, 2006, dengan judul Kemajuan Terkini Penelitian Klaster Sosial-Humaniora. Khusus sebagai bahan pendidikan untuk perguruan tinggi penulis telah menulis dua buku sebelum ini berjudul Hak Asasi Manusia dan Hukum Otonomi Daerah masing-masing diterbitkan oleh Penerbit Universitas Atma Jaya, pada Januari 2009 dan Mei 2009.


Sejak tahun 1978, Penulis bekerja sebagai dosen tetap di Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta. Pangkat akademik saat ini Lektor Kepala bidang Hukum Tata Negara.

Informasi bibliografi