Mengungkap Filsafat Pendidikan di Balik Kurikulum Merdeka

Sampul Depan
Nilacakra Publishing House, 1 Feb 2024 - 190 halaman
Buku ini mencoba merangkum berbagai filsafat pendidikan dalam konteks Kurikulum Merdeka. Berbagai aliran filsafat pendidikan seperti vitalisme, eksistensialisme, dan humanisme, berperan penting dalam membentuk metode dan teknik pendidikan. Masing-masing aliran memberikan perspektif yang berbeda dalam menyampaikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik. Filsafat pendidikan juga berfungsi sebagai panduan untuk mengatasi masalah-masalah pendidikan dengan prinsip-prinsip filosofis. Secara umum, filsafat pendidikan dibagi menjadi dua: progresif, dipengaruhi oleh Dewey dan Rousseau, dan revolusioner, yang menyoroti hubungan sekolah dengan masyarakat dan kekuasaan dalam proses tersebut. Landasan filsafat pendidikan mencakup gagasan tentang hakikat manusia, pengetahuan, nilai-nilai, dan perilaku yang dianut oleh lembaga pendidikan.
 

Halaman terpilih

Isi

Bab I
1
Bab II
19
Bab III
45
Bab IV
101
Bab V
107
Bab VI
125
Bab VII
145
Daftar Pustaka
160
Biografi Penulis
172
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2024)

Gede Agus Siswadi, S.Pd., M.Pd., M.Phil. lahir di Desa Balirejo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 16 Agustus 1997, dan merupakan putra dari Nyoman Srianta dan Ketut Padmi, bersaudara dua orang dengan adiknya Kadek Nadya Lestari. Pendidikan: SD di SDN 214 Kalaena Kiri III dan lulus pada tahun 2009, SMP di SMPN 2 Angkona dan lulus pada tahun 2012, SMA di SMAN 1 Kalaena (sekarang SMAN 9 Luwu Timur) dan lulus pada tahun 2015, setelah itu ia melanjutkan studi Strata 1 (S1) di perguruan tinggi Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar (sekarang menjadi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar) dengan mengambil jurusan Pendidikan Agama Hindu dan lulus pada tahun 2019. Dan pada kampus yang sama ia melanjutkan Studi Magister (S2) dengan mengambil studi Pendidikan Agama Hindu dan lulus pada tahun 2021. Karena niat belajarnya yang tinggi, ia pun berangkat dari Bali ke Yogyakarta untuk studi S2 lagi dengan mengambil jurusan Magister Ilmu Filsafat di Universitas Gadjah Mada dan lulus pada tahun 2022. Dan kini ia menempuh pendidikan S3 (Doktor) di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada.

Membaca dan juga menulis adalah hobinya, sehingga ia juga memiliki motto “Scribo Ergo Sum” yang artinya “Aku Menulis Maka Aku Ada”. Beberapa buku yang telah ditulis adalah Virācaritam Mahabharata (2019), Integrasi Pendidikan Agama Hindu dalam Pembelajaran Bahasa Sanskerta (2019), Beragama Tanpa Rasa Takut: Upaya Menjawab Tantangan Umat Hindu Masa Kini (2020). Beliau juga sebagai penulis dalam chapter-chapter buku yang ditulis secara kolaborasi yakni buku Etika dalam Pendidikan Formal, Informal dan Nonformal (2017), Covid-19 Perspektif Pendidikan (2020), Menyemai Benih Dharma Perspektif Multidisiplin (2020), Manajemen Pendidikan Kontemporer, Prinsip Dasar dan Operasionalisasi (2020), New Normal: Idealism and Implementation in Indonesia and the Philippines (2020), Pengantar Manajemen Organisasi Kontemporer: Teori, Perspektif dan Aplikasi (2020), Manajemen Profesi Pendidik & Tenaga Kependidikan (2020), Manajemen Komunikasi: Prinsip Dasar dan Aplikasi (2020), Resolusi Pasraman Era Kekinian (2021), Digital Pedagogy: Opportunities for Collaborative Learning (2021), Bali 5.0: Perubahan, Narasi, dan Solusi untuk Pulau Dewata (2021), dan buku terbaru yang telah ia publikasikan berjudul “Merayakan Kemerdekaan dalam Belajar” pada tahun 2023.

Bidang kajian yang ia minati adalah Philosophy of Education, Critical Pedagogy, Educational Policy, Sociology of Education, Curriculum Theory, Educational Theory, Comparative Religion, Eastern Philosophy, dan Religion and Cultural Studies. Berbagai artikel dalam bidang kajiannya tersebut telah diterbitkan di dalam jurnal-jurnal nasional maupun internasional. Dan hingga saat ini ia memiliki 3 buah Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia.

Selain itu ia juga memiliki sederet pengalaman organisasi baik di kampus maupun di luar kampus. Dan pada masa S1 pernah memegang jabatan di organisasi tersebut seperti sebagai Ketua Komisi C Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda DPM IHDN Denpasar Periode 2017, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa IHDN Denpasar periode 2018, Kepala Divisi Kajian dan Penelitian UKM Penalaran dan Riset IHDN Denpasar Periode 2017, Koordinator bidang penelitian dan pengembangan UKM Dharmagita Bali periode 2017, Koordinator bidang Sanskerta UKM Sanskerta, Wakil Ketua Bidang Agama, Kebudayaan, dan Sosial Kemasyarakatan pada Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Denpasar Periode 2019-2022, Anggota Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi KPU Provinsi Bali. Dan ketika S2 di UGM Yogyakarta, ia sebagai Kepala Bidang Advokasi dan Riset Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Beberapa prestasi juga pernah diraihnya di antaranya sebagai Juara 2 Lomba Presentasi Proposal Penelitian pada Temu Karya Ilmiah Nasional Perguruan Tinggi Agama Hindu se-Indonesia di Provinsi Lampung tahun 2017. Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Sanskerta dan Veda di IHDN Denpasar, Juara 3 Lomba Cerdas Cermat Pasemaya Fakultas Dharma Acarya IHDN Denpasar. Ia juga pernah sebagai lulusan terbaik pada program studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya IHDN Denpasar tahun 2019, menjadi lulusan terbaik pada program studi Magister Dharma Acarya Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar tahun 2021, serta sebagai wakil wisudawan dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada pada tahun 2023. Penulis dapat dihubungi pada email: gedeagussiswadi@gmail.com

Informasi bibliografi