Kemampuan Menulis Narasi di Sekolah Dasar (Melalui Regulasi Diri, Kecemasan dan Kemampuan Membaca Pemahaman)CV Jejak (Jejak Publisher), 2 Jul 2021 - 112 halaman Kemampuan menulis merupakan aspek berbahasa yang tidak dapat dipisahkan dari aspek lain dalam proses belajar. Siswa harus memiliki kemampuan menulis untuk membuktikan penguasaan sejumlah informasi dalam bentuk tertulis yang dibutuhkan pada semua mata pelajaran. Namun, kegiatan menulis merupakan kemampuan yang sukar diinternalisasi oleh siswa. Kemampuan menulis narasi perlu dibiasakan oleh guru dan siswa agar terlatih untuk menghasilkan teks narasi yang baik. Pada buku ini dipaparkan kesulitan siswa dalam menulis, bagaimana penilaian kemampuan menulis narasi dan upaya dalam meningkatkan kemampuan menulis narasi melalui regulasi diri, kecemasan dan kemampuan membaca pemahaman. |
Isi
| 3 | |
| 5 | |
| 7 | |
Bab II Kemampuan Menulis | 21 |
Bab III Narasi | 29 |
Bab IV Regulasi Diri | 52 |
Bab V Kecemasan | 62 |
Bab VI Kemampuan Membaca Pemahaman | 76 |
Bab VII Implementasi Pembelajaran Menulis | 92 |
Tentang Penulis | 113 |
Istilah dan frasa umum
Adapun Alur Aspek yang Dinilai belajar berbahasa Berdasarkan berkaitan berpikir cara cemas cerita Cooler Dalman diare dilakukan dipahami efektif ejaan emosi evaluasi gagasan guru hasil inferensi informasi isi teks isi wacana kalimat karakter karangan narasi kata-kata kecakapan kecemasan kegiatan kejadian kemampuan membaca pemahaman kemampuan menulis narasi Keraf Kesimpulannya kesulitan keterampilan menulis kinerja klimaks kognisi kognitif Kohesi kompetensi konflik kosakata kriteria kronologis latar mampu mandiri masalah mata pelajaran melalui melibatkan memantau membangun makna memengaruhi kemampuan menceritakan menetapkan tujuan mengalami mengembangkan Mengenali mengevaluasi menggunakan mengungkapkan meningkatkan kemampuan menulis menulis teks menunjukkan menyatakan metakognitif motivasi mungkin negatif otot paragraf pembelajaran penelitian pengalaman pengaturan pengetahuan Penilaian Kemampuan perasaan perencanaan perilaku peristiwa peserta didik pikiran Pintrich plot positif proses penulisan regulasi rincian kemampuan sekolah dasar Selanjutnya sembelit serangkaian seseorang sesuai siswa memiliki strategi struktur tahap tanda baca teks hanya terdapat teks narasi terjadi terkait tindakan tingkat tokoh tulisan variabel Zimmerman Zulela
