Buku Panduan Self Talk Positive dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan dan Stres Garda Terdepan Penanganan COVID-19

Sampul Depan

Stres merupakan kondisi seseorang yang mengalami tuntutan emosi berlebihan dan atau waktu yang membuatnya sulit memfungsikan secara efektif semua wilayah kehidupan. Keadaan ini dapat mengakibatkan munculnya cukup banyak gejala, seperti depresi, kelelahan kronis, mudah marah, gelisah, impotensi, dan kualitas kerja yang rendah. Kecemasan merupakan perasaan was-was, khawatir, takut yang tidak jelas seakan-akan terjadi sesuatu yang mengancam yang disertai respons otonom. Stres dan kecemasan kerap dialami oleh individu pada suatu kondisi tertentu.

Pandemik COVID-19 menjadi sebuah kondisi yang sulit dilalui oleh sebagian besar garda penanganan COVID-19 yaitu para tenaga kesehatan. Pelayanan kesehatan tingkat pertama di Indonesia, yaitu puskesmas merupakan tempat rujukan pertama bagi pasien dengan kondisi gejala terinfeksi virus. Hal ini mengakibatkan stres dan kecemasan dialami oleh mereka. Buku ini menjelaskan sebuah panduan intervensi dalam mengatasi stres dan kecemasan garda terdepan COVID-19 dalam menangani pandemik ini. Harapannya buku ini dapat mendukung segala pelayanan kesehatan pada masyarakat lebih optimal lagi.

 

Isi

01 PENDAHULUANpdf p79
1
02 ANSIETASpdf p1011
4
03 STRESpdf p1214
6
04 SELF TALKpdf p1517
9
05 SESI I PEMBUKAANpdf p1819
12
06 SESI II IDENTIFYINGpdf p2021
14
07 SESI III MONITORING STRESpdf p2223
16
08 SESI IV IDENTIFYING STRESpdf p2425
18
10 SESI VI TAKE HOME ASSIGMENTpdf p3031
24
11 SESI VII SKILL ACQUISITIONpdf p3236
26
12 SESI VIII SETTING NEW GOALpdf p3738
31
13 SESI IX POSITIVE SELFTALKpdf p3940
33
14 SESI X PENUTUPpdf p4142
35
15 DAFTAR PUSTAKApdf p4345
37
16 LAMPIRANpdf p4652
40
17 TENTANG PENULISpdf p5355
47

09 SESI V AVOIDING NEGATIVEpdf p2629
20

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2022)

Dr. Ns. Wahyu Kirana, M.Kep., Sp.Jiwa., lahir di Singkawang, Kalimantan Barat. Beliau adalah Lektor di STIKes YARSI Pontianak. Penulis menempuh Pendidikan di Akademi Keperawatan Dep Kes. R.I. Jakarta dan lulus tahun 1996. Pada tahun 2002, beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Keperawatan di Universitas Indonesia dan mendapatkan gelar Ners di tahun berikutnya. Penulis kemudian menyelesaikan pendidikan S-2 Keperawatan di Universitas Indonesia tahun 2007 dan menyelesaikan pendidikan Spesialis Keperawatan Jiwa tahun 2008. Pada tahun 2019, penulis menyelesaikan pendidikan S-3 Teknologi Pendidikan di Program Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua STIKes YARSI Pontianak periode 2013-2017. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua IPKJI Kalimantan Barat selama dua periode yaitu periode 2009-2014 dan 2014-2019. Beliau juga terlibat sebagai Pengurus AIPVIKI dan Pengurus DPW PPNI Kalimantan Barat. Penulis juga aktif menjadi narasumber peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan dan masyarakat. Selain menjadi reviewer di salah satu jurnal nasional terakreditasi, penulis juga pernah mempublikasikan artikelnya di jurnal internasional bereputasi.

Ns. Wulida Litaqia, M.Kep., lahir di Sanggau, Kalimantan Barat. Beliau adalah dosen di STIKes YARSI Pontianak. Penulis menyelesaikan Pendidikan S-1 dan Profesi Ners di STIK Muhammadiyah Pontianak pada tahun 2018. Pada tahun 2020, beliau menyelesaikan pendidikan Magister Keperawatan Peminatan Keperawatan Jiwa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan predikat cumlaude. Beliau pernah menjalani student exchange programe antara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan International Islamic University Malaysia pada tahun 2019 dan menjadi pembicara dalam Seminar International “Technology and Innovation in Psychiatry Nursing” pada tahun 2020.

Ns. Beta Karlistiyaningsih, S.Kep., lahir di Singkawang, Kalimantan Barat. Merupakan Staf Kemahasiswaan di STIKes YARSI Pontianak. Penulis menempuh Pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam (STIKes YARSI) Pontianak dan lulus pada tahun 2020 dan mendapat gelar Sarjana Keperawatan Ners (S.Kep., Ns.). Semasa duduk di bangku kuliah, penulis aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, baik itu organisasi internal maupun eksternal. Penulis juga sempat menjabat sebagai Kardirjen PSDM Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu-ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI) Wilayah 7 periode 2017-2019. Hingga saat ini penulis juga aktif dalam kegiatan sosial seperti Khitan Massal. Penulis juga aktif dalam lomba menulis khususnya penulisan puisi. Penulis sering mengikuti lomba penulisan nasional dan beberapa kali menjadi nominator sebagai penulis teraktif. Selain itu, penulis juga pernah mempublikasi artikelnya di prosiding Konferensi Nasional XVI Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI).

Ns. Nurul Hidayah, S.Kep., lahir dan besar di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Penulis merupakan salah satu mahasiswa yang menempuh Pendidikan Keperawatan di STIKes Yarsi Pontianak pada tahun 2016 dan telah menyelesaikan program Sarjana atau S-1 dengan gelar S.Kep. Pada tahun 2020 penulis melanjutkan Profesinya di kampus yang sama dan akan mendapat gelar Ns. (Ners) pada tahun 2021. Penulis juga aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa dan pernah menjabat sebagai Ketua Riset dan Penelitian di Organisasi Lingkar Ilmiah STIKes Yarsi Pontianak pada tahun 2017-2018.

Nurmazidah, S.Kep., lahir di Desa Bukit Batu, Mempawah, Kalimantan Barat pada 02 Februari 1998. Beliau adalah mahasiswi dari STIKes YARSI Pontianak yang saat ini sedang menempuh pendidikan Profesi Ners. Beliau juga menempuh Pendidikan Sarjana Keperawatan di STIKes YARSI Pontianak dan lulus tahun 2021. Beliau juga aktif dalam mengikuti organisasi yang ada di kampus serta kegiatan-kegiatan yang ada di luar kampus. Salah satu organisasi yang beliau ikuti di kampus ialah organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pada organisasi tersebut beliau sempat menjabat menjadi sekretaris selama 2 periode dan hingga saat penulis masih aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di kampus dan di luar kampus.

Informasi bibliografi