Koreografi: Bentuk - Teknik - IsiDwi - Quantum - 142 halaman Buku ini merupakan penjelasan pemahaman melihat atau mengamati sebuah tarian yang dapat dilakukan dengan menganalisis konsep-konsep “bentuk”, “teknik”, dan “isinya’. Ketiga konsep koreografi in sesungguhnya merupakan satu kesatuan bentuk tari namun dapat dipahami secara terpisah. Sebuah pemahaman konsep isi tidak hadir tanpa bentuk sementara konsep bentuk sendiri tidak akan terwujud dengan sempurna tanpa teknik yang baik. Pemahaman kebentukan sebuah tarian dapat dilakukan dengan menganalisis bentuk struktur dan gayanya, serta ketrampilan teknik cara melakukan atau berkaitan dengan wiraga dan wirama, sedangkan pemahaman isi atau dalam istilah Jawa sering disebut wirasa berkaitan dengan rasa gerak, penjiwaan, atau maksud isi gerak atau tarian yang dibawakan. Selama ini ada persepsi bahwa pemahaman koreografi masih sering dibeda–bedakan mengenai aspek bentuk beserta tekniknya yang bersifat tekstual, dan konteks isinya. Namun sesungguhnya ketiga konsep koreografis itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sebuah pemahaman konsep “isi” tidak akan hadir tanpa “bentuk”, sementara konsep “bentuk” sendiri tidak akan terwujud dengan sempurna tanpa “teknik” yang baik. Hal-hal ini tercakup dalam buku ini dan buku ini menuntun kepada para pembaca dengan tidak hanya sekedar pemahaman pengetahuan teoretis saja, tetapi berusaha memberi petunjuk praktis dengan cara mempraktikkan melalui pengalaman belajar. |
Isi
| 5 | |
Bagian 2 | 17 |
Bagian 3 | 22 |
Bagian 4 | 23 |
Bagian 5 | 44 |
Bagian 6 | 45 |
Bagian 7 | 47 |
Bagian 8 | 68 |
Bagian 9 | 84 |
Bagian 10 | 123 |
Bagian 11 | 133 |
