World Class Family BusinessMizan Pustaka, 1 Mar 2005 - 225 halaman Bukan Tidak Mungkin sebuah perusahaan keluarga menjadi besar dan berkelas dunia. Ini telah dibuktikan oleh beberapa perusahaan ternama seperti IBM, P&G, Wal Mart, dan Astra. Dengan mengambil langkah-langkah strategis, perusahaan keluarga yang dibangun dari kecil sekalipun bisa menjadi besar dan mendunia. Itu semua dimulai dari kemampuan perusahaan keluarga untuk menangani isu-isu internal yang satu sama lain saling terkait, seperti kepemimpinan, konflik, suksesi, kompetensi, transparansi, kompensasi, dan budaya perusahaan. Sedemikian banyak isu ini, yang kebanyakan tidak tertangani secara tuntas sehingga banyak perusahaan keluarga yang gulung tikar, akhirnya memunculkan mitos bahwa "generasi pertama membangun, generasi kedua menikmati, dan generasi ketiga menghancurkan." Untuk menggugurkan mitos tersebut, penulis mengembangkan dan menyajikan resep manjur untuk mengelola isu-isu kritis yang timbul. Dilengkapi dengan hasil survei terhadap puluhan perusahaan keluarga kelas menengah atas di berbagai kota besar di Indonesia, buku ini dirancang bagi para pendiri (founder), pemilik (owner), generasi penerus (offsprings) maupun profesional yang bekerja di perusahaan keluarga. Tidak hanya untuk mampu tetap bertahan sampai beberapa generasi, tetapi juga untuk menumbuhkembangkan dan mentransformasikan perusahaan mereka menjadi World Class Family Business. [Mizan, Perusahaan, Bisnis, Indonesia] |
Isi
BAB | 4 |
BAB | 5 |
Tahun Berdirinya Perusahaan Keluarga | 13 |
Pendiri Perusahaan Keluarga di Indonesia | 14 |
Hubungan Responden Anggota Keluarga dengan Pemilik Perusahaan | 16 |
Jumlah Karyawan dalam Perusahaan Keluarga | 17 |
Bisnis Inti Perusahaan Keluarga | 18 |
BAB 2 | 19 |
Implementasi Perubahan dalam Perusahaan Keluarga | 103 |
Piramida Kesuksesan Perubahan | 104 |
Menyiapkan Perusahaan bagi Profesional | 113 |
BAB 7 | 119 |
I Have a Dream | 120 |
Minat dan Kepentingan Keluarga | 122 |
Memastikan Minat Keluarga dalam Memimpin Organisasi | 124 |
Peranperan Baru Keluarga | 125 |
Tahaptahap Perkembangan Perusahaan Keluarga | 20 |
Siklus Hidup Perusahaan | 21 |
Tahap Evolusi dalam Satu Generasi | 23 |
BAB 3 | 35 |
Perubahan Pasar | 36 |
Lingkungan Persaingan Baru Perusahaan Keluarga | 37 |
Keinginan dan Harapan Keluarga | 39 |
MENGELOLA PERUSAHAAN KELUARGA | 45 |
Model Pengelolaan Pertumbuhan Perusahaan Keluarga dari JCG | 46 |
Posisi Anggota Keluarga di Perusahaan | 49 |
Pemegang Pos Keuangan Perusahaan Keluarga di Indonesia | 58 |
SumberSumber Pembiayaan Perusahaan Keluarga | 59 |
Kompensasi | 60 |
Paket Kompensasi dan Benefit yang Umum | 62 |
Kompensasi dan Benefit kepada Anggota Keluarga Pemegang Saham | 63 |
Kriteria Pemberian Kompensasi dan Benefit kepada Anggota Keluarga Pemegang Saham | 64 |
Kompensasi dalam Keluarga | 66 |
Terjadinya Konflik dalam Perusahaan Keluarga | 68 |
Perbedaan Nilainilai Keluarga dan Nilainilai Bisnis | 69 |
BAB 5 | 75 |
ACE MAN 1 | 77 |
ACE MAN 2 | 78 |
BAB 6 | 89 |
Transisi Perusahaan Keluarga 1 | 90 |
Transisi Perusahaan Keluarga 2 | 92 |
Transisi Perusahaan Keluarga 3 | 94 |
Posisi Anak Ketika Pertama Kali Masuk Perusahaan Keluarga | 127 |
Jenjang Karier Anggota Keluarga | 128 |
JCG Career Development Stages for Family Members | 129 |
Jenjang Karier bagi Anggota Keluarga | 132 |
SUKSESI DALAM PERUSAHAAN KELUARGA | 135 |
Pendiri dan Rencana Suksesi | 139 |
Isuisu Multigenerasi | 141 |
Penerus yang Direncanakan dalam Suksesi | 149 |
Aturan dalam Suksesi Kepemimpinan | 150 |
Aturan dalam Sukskesi Kepemimpinan | 151 |
BAB 9 | 163 |
Isuisu Penghambat Perusahaan Keluarga | 164 |
Resep Mujarab | 173 |
MEMBANGUN PERUSAHAAN KELAS DUNIA | 179 |
Mengembangkan Budaya Kompetensi di Perusahaan Keluarga | 180 |
Mengoptimalkan Budaya yang Kuat di Perusahaan Keluarga | 184 |
Budaya yang Kuat Menuju Kinerja Tinggi | 185 |
Operasi Bisnis Kelas Dunia | 187 |
Struktur Organisasi dan Corporate Governance Baru | 192 |
Model Good Corporate Governance dari JCG | 194 |
Family Business Governance Structure | 195 |
BAB 11 | 199 |
Pembagian Keuntungan kepada Anggota Keluarga | 201 |
| 213 | |
Istilah dan frasa umum
adanya agar akuntabilitas anggota keluarga arga aset audit bebek Peking bekerja benefit berbeda Bill Gates bisnis keluarga budaya perusahaan co-leadership company concorde Consulting Group corporate governance dewan direksi dewan komisaris dilakukan direktur dividen eksekutif profesional FAMILY BUSINESS fase financial capital Gambar generasi penerus Grafik haan keluarga hubungan internal internship isu-isu jelas karier karyawan kebijakan kebutuhan kemampuan kemitraan kepemilikan kepemimpinan kerja kesuksesan keuangan kinerja komitmen kompensasi kompeten kompetensi komunikasi kondisi konflik kriteria kunci leadership luarga management manajemen manajer market McDonald's melakukan members memiliki mencapai mengelola mengenai misalnya mulai muncul mungkin nilai non-family pasar pelanggan pemegang saham pemilik perusahaan pemimpin pendiri perusahaan pengelolaan pengembangan penting peran perencanaan suksesi persaingan perubahan perusa perusaha perusahaan kelu perusahaan keluarga posisi pribadi proses resolusi konflik responden sebaiknya Selain senior sering sesuai sisi sistem standar strategi strategi bisnis sumber daya survei tentu terjadi tingkat transformasi transisi tujuan usahaan keluarga visi Ward wirausaha

