Nyanyian Kedamaian: Kesembuhan, Kedamaian, KeheninganGede Prama Setiap tempat di muka bumi ini menyimpan keunikan. Tibet unik dengan saljunya, Jepang unik dengan samurainya, Peru unik dengan Machupichu-nya, India unik dengan Himalayanya. Demikian juga Bali. Untuk tulisan Guruji Gede Prama dalam bahasa Indonesia bisa mengunjungi FB: https://www.facebook.com/ |
Isi
Bagian 1 | 27 |
Bagian 2 | 41 |
Bagian 3 | 45 |
Bagian 4 | 51 |
Bagian 5 | 75 |
Bagian 6 | 81 |
Bagian 7 | 85 |
Bagian 8 | 123 |
Bagian 9 | 129 |
Istilah dan frasa umum
ahimsa akibatnya alaminya Anda awan bahagia bahkan Bali bandul bayi kedamaian belajar belas kasih bercahaya berjumpa berkah berlian bernama bernyanyi bertumbuh bibit kedamaian boleh Bunda Teresa bunga burung cahaya cara cinta Ciri compassion dahaga Dalai Lama damai untuk makhluk datang disaksikan ekstrim energi gelisah gravitasi Guru hati hukum indah indahnya inilah jadi jauh jiwa jiwa-jiwa kasih sayang kaya ke-u-Tuhan kebahagiaan kebersatuan kehidupan keindahan keinginan kerap kesedihan kesembuhan kesempurnaan ketakutan kodok kupu-kupu Kwan Im langit Mahatma Gandhi mawar membuat seseorang menakutkan menangis mendalam mendengar mendengarkan menemukan mengalir mengerti menyaksikan menyembuhkan mirip murid meditasi musuh narkoba Nasrudin Nelson Mandela Nyanyian Kedamaian pabrik pencerahan penderitaan penghakiman penuh pernah pesan pikiran kritis planet psikolog puncak pusat keberadaan pusat kedamaian pusat keheningan rasa berkecukupan remaja sampah sebabnya sebagaimana sederhana sekaligus semakin keras sembuh semuanya senyuman seruling kedamaian serupa sesi meditasi Sigmund Freud spiritual surga tanpa Tantra tatkala tekstur tersenyum Tibet titik pusat Tuhan
