100 Tahun Musik Indonesia

Sampul Depan
GagasMedia, 1 Mar 2015 - 188 halaman

Bayangkan jika musik tak lagi mengisi hari-hari manusia? Mungkin, akan banyak kejenuhan di sudut tempat, atau bahkan berkurangnya alternatif untuk melipur kesedihan. Tak dipungkiri, musik adalah bagian yang tak terpisahkan bagi jiwa.

Banyak peristiwa musik di Indonesia yang terjadi dalam kurun waktu 100 tahun. Mulai dari pencarian jati diri saat masih dalam belenggu kolonialisme, problematika yang tak kunjung usai tentang wacana musik nasional, juga masalah pelanggaran hak cipta dan pembajakan. Meski begitu, musik Indonesia terus berkembang dan semakin menunjukkan eksistensinya hingga sekarang.

Buku ini merangkum sejarah panjang musik Indonesia. Perjalanan musik jazz, keroncong, dangdut, soundtrackfilm, rock and roll, folk, indie, hingga musik panggung. Bahkan, buku ini pun menampilkan para musisi besar yang mewarnai jantung musik Indonesia seperti Gesang, Bing Slamet, Idris Sardi, Benyamin Sueb, Rhoma Irama, Achmad Albar, Jack Lesmana, Tony Koeswoyo, Iwan Fals, Chrisye, hingga Slank. Ada pula pembahasan tentang label-label rekaman di Indonesia, hingga lomba cipta musik dan menyanyi yang turut merangsang tumbuhnya seniman musik di Indonesia.

Musik adalah jiwa.
Mempelajari akar perkembangannya, akan membuat kita lebih menghargai dan memahami maknanya.


-GagasMedia-

#GagasHariKemerdekaan

 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Kami tak menemukan resensi di tempat biasanya.

Halaman terpilih

Isi

Bagian 1
9
Bagian 2
10
Bagian 3
21
Bagian 4
37
Bagian 5
40
Bagian 6
44
Bagian 7
45
Bagian 8
47
Bagian 19
91
Bagian 20
96
Bagian 21
98
Bagian 22
100
Bagian 23
101
Bagian 24
104
Bagian 25
105
Bagian 26
108

Bagian 9
50
Bagian 10
64
Bagian 11
65
Bagian 12
66
Bagian 13
69
Bagian 14
70
Bagian 15
73
Bagian 16
76
Bagian 17
86
Bagian 18
90
Bagian 27
111
Bagian 28
113
Bagian 29
125
Bagian 30
128
Bagian 31
138
Bagian 32
140
Bagian 33
149
Bagian 34
158
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Informasi bibliografi