Triguna: A Hindu-Balinese Philosophy for Gamelan Gong Gede Music

Sampul Depan
LIT Verlag Münster, 2010 - 476 halaman
1 Resensi
This book combines ethnography, philosophy, and musical analysis for an in-depth look into the social context and musical praxis of gamelan gong gede, the largest gamelan orchestra of bronze gongs and percussion on the island of Bali. The Hindu-Balinese notion of three human qualities called triguna serves as an interpretive framework for categorizing the musical repertoire, according to both widespread religious knowledge and more esoteric wisdom. (Series: KlangKulturStudien/SoundCultureStudies - Vol. 2)
 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Ulasan Pengguna - Tandai sebagai tidak pantas

Buku ini menggabungkan etnografi, filsafat, dan analisis musik untuk melihat secara mendalam ke dalam konteks sosial dan praksis musik gamelan gong gede, gamelan terbesar gong perunggu dan perkusi di pulau Bali. Gagasan Hindu-Bali dari tiga kualitas manusia yang disebut triguna berfungsi sebagai kerangka penafsiran untuk mengkategorikan repertoar musik, baik menurut ilmu agama yang luas dan kebijaksanaan yang lebih esoteris. (Seri: KlangKulturStudien / SoundCultureStudies - Vol 2.) 

Isi

I
1
II
9
IV
121
VI
145
VII
209
VIII
297
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Informasi bibliografi