Hermeneutika Kesusastraan Bali: Memahami Dan Menghargai Karya Luhur Para LeluhurNilacakra, 1 Jun 2022 - 142 halaman Salah satu hal unik tatkala seseorang mempelajari kesusastraan Bali klasik adalah ternyata totalitas kajian nilai pendidikan (terutama pendidikan tentang nilai-nilai kehidupan) sudah tersurat dengan sangat jelas di dalamnya, layaknya kesempurnaan nilai yang tertuang dalam Veda itu sendiri. Kesusastraan Bali, meskipun adalah campuran dari berbagai kebijaksanaan dari amsa ke masa yang dibawa oleh berbagai kebudayaan yang pernah singgah dan berkembang di Bali, memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Keunikan dan ciri khas itu terungkap dalam kajian hermeneutika yang lebih mendalam. |
Istilah dan frasa umum
adanya agar ajaran agama Hindu aksara aktifitas alam Apabila Artha Artinya aspek ataupun Atma Atman Ayurveda bahkan bait Banten beliau beragam berarti berikut berupa Bhagawan Brahmacari Brahman budaya cara Catur dasarnya Denpasar Dewa Dharma diantaranya dimensi eksistensi etika filosofis generasi Guru Hermeneutik Hindu di Bali Hyang Widhi Wasa Ida Sang Hyang ikang ilmu pengetahuan ilmu pengobatan istilah jalan jelas justru kalimat Kama Kama Tattwa karakter Karma Karmaphala karya sastra keberadaan keharmonisan kehidupan kesusastraan Bali kesusastraan Hindu kesusastraan klasik kesusilaan keyakinan khususnya kritik sosial lontar lontar-lontar Maha makna Mala manakala mantra melalui memiliki mencapai meng mengenai Moksa mungkin nilai Parhyangan pengendalian pengobatan tradisional penulis perbuatan perilaku personal pikiran Pramana Puja Punarbhawa Purusa ranah realita Rerajahan ring ritual Sang Hyang Widhi Saniscara Saraswati sebuah sejatinya seksualitas seseorang sloka sradha suci Sumaryono susila tanpa teks terkait tradisi Tri Hita Karana Tuhan tujuan umat Hindu Usada Veda wacika Wariga warisan Wuku Yajńa
