Istanbul: Kota Kekaisaran

Sampul Depan
Pustaka Alvabet, 4 Jun 2012 - 476 halaman

Dikelilingi “karangan bunga air” di selat Bosporus yang membelah Eropa dan Asia, Istanbul-sebelumnya dikenal dengan nama Konstantinopel-menjadi tempat tiada tara bagi pertukaran budaya, sejak awal masanya sebagai koloni Yunani Byzantium. Lebih dari dua puluh enam abad keberadaannya, kota ini selamat dari rangkaian bencana alam, malapetaka politik, penaklukan asing, dan gejolak dinasti. Kota ini mampu pula bertahan dari perubahan fantastis dalam agama, bahasa, status politik, dan nama. Dalam rentetan serangan gencar sang waktu, ruh dan karakter lokal yang menakjubkan tetap hidup: satu-satunya kota yang terletak di dua benua ini mampu mempertahankan daya tariknya yang eksotik serta atmosfer dan identitasnya yang unik.

Selama lebih dari 2.000 tahun, para pelancong telah datang dan terpesona akan keajaiban, misteri, dan keagungan kota ini. Kini, untuk dapat merasakan indahnya Istanbul, Anda tak harus datang kesana, sebab buku ini menceritakan semuanya. Inilah kisah luar biasa tentang kota paling memesona di dunia, ibu kota tiga kekaisaran masyhur: Byzantium, Romawi, Usmani. Istanbul: Kota Kekaisaranadalah kisah menakjubkan tentang kota legendaris ini, dan suasana kehidupan sehari-hari masyarakatnya, seremoni istana, hingga intrik politik para penguasa dari awal hingga sekarang.

 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Kami tak menemukan resensi di tempat biasanya.

Halaman terpilih

Isi

Bagian 1
3
Bagian 2
14
Bagian 3
29
Bagian 4
43
Bagian 5
55
Bagian 6
68
Bagian 7
82
Bagian 8
95
Bagian 18
225
Bagian 19
225
Bagian 20
227
Bagian 21
244
Bagian 22
260
Bagian 23
277
Bagian 24
299
Bagian 25
320

Bagian 9
110
Bagian 10
125
Bagian 11
142
Bagian 12
161
Bagian 13
180
Bagian 14
193
Bagian 15
206
Bagian 16
225
Bagian 17
225
Bagian 26
337
Bagian 27
355
Bagian 28
377
Bagian 29
401
Bagian 30
449
Bagian 31
454
Bagian 32
457
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2012)

JOHN FREELY adalah penulis buku-buku perjalanan dan sejarah tentang Istanbul, Athena, Venesia, Turki, Yunani, dan Kekaisaran Ottoman. Ayah dari penulis Maureen Freely ini telah menulis lebih dari 40 judul buku.

Pria yang lahir pada 1926 di New York ini menghabiskan separuh masa kecilnya di Irlandia. Kala berusia 17 tahun, ia putus sekolah tinggi untuk bergabung dengan Angkatan Laut Amerika Serikat, termasuk tugas tempur dengan unit komando di Pasifik, India, Burma dan China pada tahun terakhir Perang Dunia II. Usai perang, ia kuliah di G.I. Bill hingga meraih gelar Ph.D. bidang fisika dari New York University.

Freely bekerja sebagai fisikawan peneliti selama Sembilan tahun. Pada 1960, ia pergi ke Istanbul untuk mengajar fisika di Bogazici University—sebelumnya bernama Robert College dan Bosphorus University—dan menetap di sana sampai 1976. Setelah hijrah dari kota ke kota untuk mengajar dan menulis di Athena, Boston, London, dan Venesia, pada 1993 Freely kembali ke Bogazici University, tempat ia mengajar sejarah ilmu pengetahuan.

Informasi bibliografi