POLITIK DAN AKUNTANSI KEPERILAKUAN: Membuka Kotak Pandora Perilaku Korupsi Politik dari Dimensi Multidisiplin IlmuPenerbit Andi, 22 Feb 2022 - 290 halaman Korupsi politik adalah salah satu praktik korupsi oleh oknum-oknum aktor politik yang sangat berbahaya bagi kelangsungan sebuah negara. Korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut dapat berupa grand corruption maupun state capture corruption. Tujuan dari korupsi politik adalah untuk memperoleh kekuasaan politik maupun untuk mempertahankan kekuasaan tersebut. Pembahasan mengenai mengapa dan bagaimana para oknum aktor politik melakukan perilaku negatif berupa korupsi politik inilah yang menjadi pembahasan utama dalam buku ini. Perilaku negatif dan oportunistis tersebut akan diulas dan dibahas dengan menggunakan konsep-konsep akuntansi keperilakuan. Sebagai sebuah konsep mengenai perilaku manusia, akuntansi keperilakuan memiliki hubungan erat dengan ilmu psikologi dan sosiologi. Dengan menggunakan konsep-konsep akuntansi keperilakuan dan konsep-konsep dalam ilmu psikologi dan sosiologi maka akan diperoleh jawaban mengenai mengapa why) dan bagaimana (how) para oknum aktor politik melakukan korupsi politik. |
Istilah dan frasa umum
agar aktor-aktor akuntansi keperilakuan akuntansi publik anggaran publik APBN asimetri informasi aturan authority bias Badan Anggaran behavior berbagai macam perilaku bersifat berupa birokrat cara cenderung contoh Diakses tanggal digunakan dilakukan dimensi dirinya fungsi Gambar groupthink Heuristik hubungan hukum ilmu akuntansi individu informasi akuntansi interaksi kebijakan publik kebutuhan kegiatan kekayaan kekuasaan yang dimiliki kepentingan kepribadian keputusan keuangan Komisi konsep Laporan Keuangan legislator lembaga eksekutif lembaga legislatif maupun melakukan berbagai melakukan korupsi melakukan perilaku melalui melibatkan membahas memberikan memengaruhi memiliki kekuasaan memiliki wewenang memperoleh mendorong mengenai menggunakan menjelaskan moral hazard oknum aktor Oligarchy oligarki operant conditioning Partai pejabat publik pelaksanaan pemangku kepentingan pembahasan pendekatan perilaku pengaruh perencanaan perilaku menyimpang perilaku seseorang perilaku tertentu persepsi pihak pihak-pihak political corruption power praktik korupsi pribadi principal probabilitas proses penganggaran publik psikologi sosial psikopat rapat kerja sebuah organisasi sisi sistem sosial sosiologi sosok sumber daya tahap teori terjadi theory trias politica tujuan umum Undang-Undang
