Hukum Perjanjian Teori dan Analisis KasusPrenada Media, 1 Jan 2015 - 174 halaman Disusun sistematis dan komprehensif, karena itu buku ini tak hanya mengantarkan kita ke pemahaman mendalam tentangteori hukum perjanjian baik dari sistem hukum nasional maupun berbagai sistem hukum negara lain, tetapi juga diajak menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai usaha menjembatani antara teori hukum (law on the book) dan di lapangan (law in action) buku ini menjadi amat bermanfaat bagi mereka yang ingin mengetahui hukum perjanjian maupun mereka yangtelah bergelutdi bidang hukum. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup |
Isi
| 1 | |
PERJANJIAN JUAL BELI DENGAN HAKMEMBELI KEMBALI ATAU UTANG PIUTANGAnalisis Yuridis Hak Kreditur Atas Benda Jaminan | 25 |
KEAGENAN FRANCHISEDAN PERLINDUNGAN KONSUMEN | 39 |
SYARAT BATAL ATAU HARUSDIMINTAKAN PEMBATALAN KEPADA HAKIM | 61 |
PEMUTUSAN PERJANJIAN DANPERLINDUNGAN HUKUM BAGI FRANCHISE | 79 |
GUGATAN WANPRESTASI ATAUGUGATAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM | 111 |
Istilah dan frasa umum
agreement ahli hukum Amerika Serikat asas ayat batal demi hukum benda berdasarkan bertanggung jawab biaya bisnis Burgerlijk Wetboek common law condictio contract dasar debitur dilakukan direksi distributor doktrin duty eksekusi franchise franchisor ganti rugi good cause gugatan perbuatan melawan hak tanggungan harga hipotek hubungan hukum hubungan kontraktual hukum perjanjian hukum Romawi Ibid iktikad investor jaminan janji janjian kasus kepatutan kerugian ketentuan Pasal kewajiban Kitab Undang-undang Hukum klausula konsumen kontrak kreditur Mahkamah Agung Mahkamah Agung Republik melakukan membayar memperoleh memutuskan mengajukan gugatan mengenai menuntut menyebutkan Misalnya pelaku pembayaran pembeli sewa pemegang saham pemutusan perjanjian penerima waralaba pengadilan penggugat penjual sewa penjualan Perancis perbuatan melawan hukum perjanjian beli sewa perjanjian jual beli perlindungan hukum perseroan Perseroan Terbatas perusahaan pihak ketiga praktik prinsipiel produk PT Qurnia Subur Qurnia Subur Alam restitusi Selanjutnya Subekti subrogasi Subur Alam Raya teori tergugat terjadi terjadinya transaksi tuntutan Undang-undang Hukum Perdata unjustified enrichment utang yurisprudensi
