Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Angin: Teknologi dan pengembangan

Sampul Depan
Penerbit Andi, 8 Des 2023 - 264 halaman

Pengembangan sumber-sumber energi terbarukan (ET) sekarang ini merupakan salah satu progam penting pemerintah dalam upaya peningkatan pasokan listrik nasional di berbagai wilayah. Energi angin termasuk salah satu sumber energi terbarukan yang sekarang ini makin dikembangkan untuk pembangkitan listrik tenaga angin yaitu turbin angin, atau untuk skala besar dalam orde MW lebih dikenal sebagai PLTB (Pembangkit ListrikTenaga Bayu).

Dalam upaya pengembangan teknologi energi angin tersebut, buku ini dimaksudkan untuk membantu menambah ilmu dan pengetahuan yang lebih baik tentang teknologi energi angin sendiri terutama mengenai bagaimana energi angin tersebut dapat dikonversi menjadi listrikuntukdimanfaatkan.

Pengenalan teknologi dan pengembangan energi angin pada dasarnya melibatkan berbagai disiplin ilmu, antara lain fisika, matematika, mekanika, mekanika fluida, aerodinamika, kelistrikan, elektronika, kontrol maupun teknik sipil, dan sebagainya, bahkan ilmu ekonomi dan sosial. Hal ini diperlukan untuk melakukan penaksiran potensi energi angin, perhitungan, pengukuran dan monitoring serta penilaian, sistem konversi energi, metode rancangan dan kontrol. Dalam skala besar juga diperlukan untuk perhitungan dan analisisdari aspekekonomi dan finansiaI.

Metode pengumpulan data dan informasi mengenai infrastruktur serta dampak lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya juga dibahas dalam buku ini sebagai pendukung untuk studi kelaikan pembangunan PLTB. Lampiran, singkatan, dan indeks juga diberikan sebagai informasi pelengkap.


 

Halaman terpilih

Isi

BAB 1
1
BAB 2
9
BAB 3
31
BAB 4
63
BAB 5
79
BAB 6
133
BAB 7
149
BAB 8
167
BAB 9
181
BAB 10
201
DAFTAR PUSTAKA
217
LAMPIRAN
219
SINGKATAN
227
INDEKS
231
TENTANG PENULIS
247
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2023)

Setelah menyelesaikan studi dari jurusan Teknik Fisika di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1973, penulis bekerja di perusahaan swasta dalam bidang jasa pengeboran minyak, yaitu di bidang instrumentasi dan sistem akuisisi data selama sekitar 5 tahun. Setelah itu penulis menjadi staf peneliti dalam bidang energi angin di LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) selama 32 tahun dengan jabatan struktural Kepala Bidang dan jabatan fungsional terakhir APU (Ahli Peneliti Utama) yang kemudian dikukuhkan menjadi Professor Riset oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2006. Gelar S-2 yang diperoleh adalah magister dalam bidang Managemen pada tahun 2000, sedangkan dalam bidang profesi adalah sebagai Insinyur Profesional Madya (IPM) pada tahun 1998.

Selama menjadi peneliti di LAPAN, penulis bersama rekan-rekan telah melakukan berbagai kegiatan termasuk memimpin proyek penelitian danpengembangan energi angin yang diawali dengan studi, berbagai survei, serta melaksanakan pengukuran dan monitoring data angin serta evaluasi data angin di berbagai wilayah di Indonesia yang bekerja sama dengan berbagai instansi, baik pemerintah daerah maupun swasta.Penulis juga telah melakukan berbagai kunjungan di dalam dan luar negeri (Jerman, Denmark, Belanda, Amerika Serikat, Cina), baik untuk mengikuti pelatihan teknis maupun seminar,workshop, dan kongres dalam bidang energi angin dengan tujuan untuk memperkenalkankegiatan pengembangan energi angin di Indonesia. Penulis juga menjadi instrukturdi berbagai instansi untuk pengenalan dan promosi teknologi energi angin. Beberapa proyek pengembangan yang telah dihasilkan, antara lain Desa Angin Percontohan Jepara (1990–1995), Percontohan Aplikasi Turbin Angin di NTB dan di DIY Yogyakarta (Samas Parangtritis, Desa Srandakan, dan lain-lain).

Selain itu, penulis juga mengerjakan penerjemahan dan penulisan buku buku teknik, antara lainInstrumentasi Elektronik dan Teknik Pengukuran,Rangkaian Listrik,Dasar Sistem Kontrol,danTabel Konversi Fisika.

Selain sebagai pengajar di beberapa sekolah teknologi tinggi swasta, sekarang ini penulis masih aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan energi terbarukan (ET), antara lain anggota Komisi Teknik Standardisasi EBT, Tim SKKNI, dan juga sebagai pengurus MEAI(Masyarakat Energi Angin Indonesia).


Informasi bibliografi