Soradem: Solo Ramah Demokrasi, Potret Demokrasi Kota

Sampul Depan
Pandiva Buku, 29 Nov 2021 - 218 halaman
0 Resensi
Ulasan tidak diverifikasi, tetapi Google akan memeriksa dan menghapus konten palsu jika konten tersebut teridentifikasi

Kehidupan demokrasi di Solo bukan sekadar bentuk cangkokan dari luar, melainkan kelanjutan dari tradisi demokrasi yang telah tumbuh dan mengakar jauh sebelum kemerdekaan  (Aidul: 2016).

Sebagai kota yang demokratis, warga Solo memiliki antusiasme dan keterlibatan relatif tinggi dalam setiap peristiwa politik. Peran media lokal yang aspiratif, masyarakat sipil yang partisipatif, dunia usaha yang terus bertumbuh, serta para tokoh politik yang artikulatif maka peristiwa politik dapat berlangsung secara damai dan demokratis. Oleh karena itu, Kota Ramah Demokrasi layak disematkan bagi Solo, kota yang mempunyai histori kota kerajaan bercorak urban.

Di sisi lain, masuknya peradaban baru yaitu demokrasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi komunikasi yang turut memberikan warna baru dalam kehidupan demokrasi semakin mengemuka. Partisipasi politik dilakukan secara online sebagai bentuk kepedulian merespons situasi yang sedang berkembang. Tata kelola pemerintahan, strategi kampanye, virtual branding, polarisasi opini publik, hingga mobilisasi politik, menjadi trend politik yang masif dengan menggunakan teknologi digital.

Suara pemilih tidak lagi terbatasi pada ruang administratif kependudukan, karena opini pemilih bisa sangat dipengaruhi oleh respons dari warga di luar arena pertarungan yaitu netizen yang tidak memiliki hak pilih sekalipun. Inilah wajah demokrasi digital, demokrasi rasa kota yang masuk dalam kehidupan menjadi era baru dalam sejarah manusia sekaligus masa depan dunia itu sendiri.

Buku yang berada di tangan Anda saat ini, Soradem: Solo Ramah Demokrasi, Potret Demokrasi Kota, menghadirkan ulasan mengenai praktik demokrasi kota yang diambil dari sebagian partisipasi politik ala masyarakat Kota Solo, tentang demokrasi digital, serta hal ihwal kepemiluan. Ditulis oleh Agus Sulistyo, sosok berpengalaman di bidang kepemiluan yang tulisannya kerap menghiasi media massa. Jika sebelumnya Anda menjumpai tulisan penulis dalam bentuk artikel di beberapa media cetak, kini saat yang tepat untuk membacanya dalam bentuk buku.


 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Kami tak menemukan resensi di tempat biasanya.

Halaman terpilih

Isi

Bagian 1
19
Bagian 2
50
Bagian 3
61
Bagian 4
65
Bagian 5
92
Bagian 6
98
Bagian 7
107
Bagian 8
113
Bagian 9
123
Bagian 10
172
Bagian 11
178
Bagian 12
190
Bagian 13
195
Bagian 14
201
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2021)

Agus Sulistyo, S.E., M.M., lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada tanggal 31 Agustus 1972. Menyelesaikan S1 di Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada tahun 1997. Kemudian, menyelesaikan Program Pascasarjana Magis ter Manajemen dengan konsentrasi Manajemen SDM di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada tahun 2004. Pria yang mempunyai dua orang putri ini pernah mengenyam karier sebagai tenaga pengajar di Akademi Pariwisata Sahid Surakarta (2004-2005), Community Development Expert Assistance di World Bank WISMP Project (2007-2009), Direktur Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pemberdayaan SDM atau LP3S (2008-2013), Komisioner KPU Kota Surakarta Divisi Perencanaan dan Data Pemilih (2008-2013), Ketua KPU Kota Surakarta (2013-2018), dan Komisioner Bawaslu Kota Surakarta (2018-2023) Kordiv Hukum, Humas, Data, dan Informasi. Sederet penghargaan kepemiluan berhasil penulis raih semasa meniti kariernya sebagai penyelenggara pemilu di Surakarta, antara lain Juara II Kreasi Sosialisasi dan Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Umum Se-Jawa Tengah (2014), Juara II Pawai Pembangunan 2015 Kota Surakarta, Sosialisasi Tematik dalam Rangka Pilkada Serentak (2015), Lima Besar Se-Jawa Tengah dalam Tingkat Partisipasi Pemilih dalam Pilkada Serentak (2015), dan sebagainya.


Penulis aktif menekuni riset, kajian, dan diskusi dalam bidang SDM dan politik kebangsaan. Buah karyanya telah dimuat berbagai media cetak dan digital. Selain itu, penulis juga mendokumentasikan catatan kinerjanya menjadi beberapa buku, di antaranya Politik: Pergumulan Nilai dan Kepentingan, Sebuah Biografi Politik Tahun 2004 (Editor); Jalan Terjal Konsolidasi Demokrasi, Untold Story Pemilu 201; dan Solo Ramah Demokrasi, The New City Identity, Refleksi, dan Dinamika Pilkada 2015.

Selain itu, penulis juga menjadi salah satu Tim Penulis Buku Serial Evaluasi Pilkada Serentak Jawa Tengah 2020 (Bawaslu Jateng) dan Penulis Buku Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia 2020 (Bawaslu RI). Sementara, buku terbarunya berjudul Dasar-dasar Ilmu Politik: Teori dan Aplikasi terbit pada Juli 2021.

Informasi bibliografi