Student Hidjo

Sampul Depan
Books and Groove, 6 Agu 2019 - 143 halaman
Student Hidjo merupakan roman yang ditulis oleh Mas Marco Kartodikromo, salah seorang pengarang Indonesia yang karya-karyanya digolongkan sebagai bacaan yang terbit di luar Balai Pustaka atau sering juga disebut sebagai bacaan liar oleh pihak Balai Pustaka. Munculnya roman-roman ini dan juga roman-roman Melayu Tionghoa mendorong pemerintah kolonial Belanda mendirikan Balai Pustaka. Roman ini pertama kali disebar luaskan dalam bentuk cerita bersambung dalam surat kabar Sinar Hinia pada tahun 1918 dan terbit dalam bentuk buku tahun 1919 di Semarang oleh penerbit N.V. Boekhandel en Drukkerij Masman & Stroink.
 

Isi

Bagian 1
Bagian 2
Bagian 3
Bagian 4
Bagian 5
Bagian 6
Bagian 7
Bagian 8
Bagian 12
Bagian 13
Bagian 14
Bagian 15
Bagian 16
Bagian 17
Bagian 18
Bagian 19

Bagian 9
Bagian 10
Bagian 11
Bagian 20
Bagian 21

Edisi yang lain - Lihat semua

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2019)

Marco Kartodikromo (Cepu, Blora, 1890 – Boven Digoel, 18 Maret 1935) atau umum dikenal Mas Marco adalah penulis dan jurnalis Indonesia. Lahir dari keluarga golongan priayi di Blora, Hindia Belanda, pekerjaan pertama Kartodikromo adalah di perkeretaapian nasional. Muak dengan rasisme yang ditampilkan di sana, pada tahun 1911 ia pindah ke Bandung dan menemukan pekerjaan sebagai wartawan di Medan Prijaji. Tahun berikutnya ia pindah ke Surakarta dan bekerja dengan dua media publikasi, Saro Tomo dan Doenia Bergerak; ia segera mulai menulis dalam bagian penting melawan pemerintah kolonial Belanda, yang menyebabkan penangkapan terhadap dirinya. Setelah periode sebagai koresponden di Belanda, Kartodikromo terus melanjutkan kegiatan jurnalisme dan kritik terhadap pemerintahan; ia juga menulis beberapa potongan-potongan novel fiksi.

Informasi bibliografi