Jalan LahirKepustakaan Populer Gramedia, 17 Nov 2021 - 176 halaman Dari Jakarta masa kini, Semarang masa Hindia Belanda, Yokohama akhir 1940-an, hingga Osaka masa kini, cerita dalam Jalan Lahir bergulir. Jakarta masa kini: Lelaki muda tanpa nama bercerita tentang Nastiti, sahabat platonisnya selama bertahun-tahun hingga suatu hari menghilang. Semarang masa Hindia Belanda: Nenek kandung Nastiti dari pihak ibu, gadis Indo-Belanda bernama Rukmini, ditangkap militer Jepang, dijadikan jugun ianfu dan diberi nama Jepang, Hana. Anak perempuan Rukmini, Arini, terbang ke Belanda untuk membagi kisah mereka kepada seorang peneliti. Yokohama akhir 1940-an: Pada masa pendudukan Amerika Serikat atas Jepang, seorang fotografer perang Amerika jatuh cinta dengan perempuan Jepang setelah tanpa sengaja memotretnya. Perempuan itu Hanako, nenek kandung Ayaka. Osaka masa kini: Setelah pertunangannya batal, Dara dipersunting lelaki yang kemudian memboyongnya tinggal di Jepang. Di sana— dihantui trauma masa lalunya sendiri—ia menjadi terobsesi pada bintang film dewasa bernama Ayaka. #JalanLahir #Jalan #Lahir #NovelIndonesia #BukuFiksi #NovelPopuler #CeritaSeru #RekomendasiNovel #BukuAnak #CeritaAnak #EdukasiAnak #BacaanAnak #DongengAnak #AnakCerdas #PengembanganDiri #KesehatanMental #SelfHelp #MotivasiDiri #PsikologiPopuler #KesehatanEmosional |
Istilah dan frasa umum
7-Eleven Anda apa-apa apartemen Ayaka Bandara Schiphol bawah bayi bayinya begitu berada berbaring berhenti berkata bertanya boleh cahaya cairan cantik cokelat Dara darah datang DigitalPublishing/KG-3/GC diriku dirinya duduk emulsi Engel enlarger entah eulogi foto fotografer gadis gelap Hana Hanako ibuku ibunya ingat ingin internet istrinya jadi jalan janin jatuh Jepang jewawut Jugun ianfu kakak kali kamar mandi kamp kamu kataku kecil kertas kimono kini lama langit lantai Lazio lelaki lemari es makan malam mantan fotografer masuk mata matanya mati meja melakukannya melihat membayangkan memiliki menangis menatap mendapati menemukan mengenai mengenakan menit menunggu merah mobil mulai mungkin Nastiti nggak onigiri orang-orang Osaka padanya pagi panjang payudara peduli perang perempuan Jepang pergi pernah plastik pulang putih rasanya Rukmini saat sebuah segalanya selalu selama sementara seolah sepasang seraya seseorang sesungguhnya setelahnya setiap suaminya suara tahu tampak tangan tangannya tanpa terasa terjadi Terkadang terlalu tersenyum tiba-tiba tidur tubuh tubuhnya Witte Yokohama
