Kumcer PawastranHasfa , 10 Apr 2020 - 146 halaman Kumpulan Cerpen Pawastran ini terdiri dari beberapa cerita pendek yang menang masuk seleksi perlombaan dan yang dimuat media koran. |
Istilah dan frasa umum
acara akhirnya Alim alun ayahku bagus bahkan bapak ibu begitu beliau bendera hitam berdiri berdua berjalan bersama bertemu Besaran biasanya boleh budhe cinta dadaku datang dekat Demak depan diriku duduk dulu entah garis tapak Gery Grebeg Gus Dur hangat hati Hera ibuku ibumu Idul Adha Ilham jadi jalan jauh jelas kadang Kadilangu kamar mandi kamu kaos kaki Kasunanan Surakarta kecil keluarga Kenapa kepalaku khusyu kincir angin kios kota kreatif setengah gila kulihat lainnya lelaki muda lembut lirih lorong Lukman maghrib malam mas Alim mas Lukman masjid masjid Agung Demak Masnah mataku matanya maya mbak membuatku mencoba menuju meski mungkin nggak Niken ombak banyu padahal pagi pakdhe pawastran pekerja kreatif setengah perempuan pergi pernah pernikahan pintu pulang punggung Radindra remaja biasa saat sebelum sedikit semakin sembari sempat sepanjang sepupuku sholat simbah putri sore suara tadi tahu tampak tanganku tangannya telapak tangan tembok Berlin ternyata tersenyum terus tiba Yudhika Yusran
