Implementasi Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar

Sampul Depan
Ananta Vidya - 112 halaman


Merdeka belajar dapat dipersepsikan sebagai upaya untuk menciptakan suatu lingkungan belajar yang bebas untuk berekspresi dan bebas dari berbagai hambatan terutama tekanan psikologis. Bagi guru, dengan memiliki kebebasan tersebut lebih fokus untuk memaksimalkan pada pembelajaran guna mencapai tujuan (goal oriented) pendidikan nasional, namun tetap dalam rambu kaidah kurikulum. Bagi siswa, bebas untuk berekspresi selama menempuh proses pembelajaran di sekolah, namun tetap mengikuti kaidah aturan di sekolah.

Merdeka belajar akan menuntut pesera didik lebih mandiri dan lebih banyak belajar untuk mendapatkan suatu kepandaian dan kecakapan. Hasil dari proses pembelajaran tersebut menjadikan peserta didik berubah secara pengetahuan, pemahaman, sikap/karakter, tingkah laku, keterampilan, dan daya kreasinya.

Sebagai seorang guru, sudahkan Anda mengemas proses pembelajaran untuk mengimplementasikan merdeka belajar di dalam kelas? Jawabannya ada dalam buku ini. Selamat membaca! 


 

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang

Bambang Sutadi lahir di Magelang tanggal 10 September 1965. Jenjang pendidikan dasar ia tempuh di SD (1971-1977) dan SMP Pemda Pakis Magelang (1977-198) karena waktu itu ada perpanjangan tahun pembelajaran. Adapun Jenjang Pendidikan Kejuruan Di Sekolah Pendidikan Guru Muhamadiyah (1981-1984).

Penyetaraan Pendidikan jenjang Strata 1 (S1) PGSD lulus tahun 2011 di Universitas Terbuka Yogyakarta. Tahun 2020 menjadi Kepala Sekolah di SD Negeri Jogonayan Korwil Disdikbud Kec Ngablak dan PLT SD Negeri Genikan Korwil Disdikbud Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Email penulis bsutadi10@yahoo.co.id



Informasi bibliografi