Teologi Perjanjian Lama 1

Sampul Depan
BPK Gunung Mulia
1 Resensi

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Ulasan Pengguna - Tandai sebagai tidak pantas

Ketika kita membaca Perjanjian Lama, mungkin kita akan berkata mengapa lagi perlu ada Perjanjian Baru demikian pula sebaliknya mungkin tanggapan beberapa orang. Seharusnya ketika kita membaca Perjanjian Lama kita juga harus berkata saya perlu membaca Perjanjian Baru, demikian pula sebaliknya. Perjanjian Lama adalah bayangan atas apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang seperti yang akan terjadi dalam Perjanjian Baru. jadi membaca Perjanjian Baru tidak akan cukup jika kita meninggalkan Perjanjian Lama. Perjanjian Baru merupakan penjelasan dari Perjanjian Lama. sebagaimana Kristus mengatakan bahwa Taurat adalah bayangan tentang janji yang akan datang,sedangkan wujudnya ia Kristus.
Buku ini sangat cocok dibaca bagi semua orang Kristen, mulai dari kaum awam sampai kaum cendekiawan Kristen. buku ini sangat memberkati kehidupan saya karena saya boleh melihat dalam buku bagaimana karya Allah yang dinyatakan dalam kehidupan manusia yang walaupun mereka sudah jatuh ke dalam dosa.
Allah yang oleh kasih-Nya yang kekal itu tidak melihat kesalahan manusia sekalipun Allah tidak pernah kompromi dengan dosa, namun Ia tahu siapa kita bahwasanya, manusia itu adalah debu tanah adanya.
Kita boleh melihat karya Allah dalam memulihkan gambar dan rupa-Nya yang semula ada pada manusia. Dengan cara Allah sendiri Ia nyatakan kasih-Nya bagi kita. Melewati semua masa, zaman, serta para leluhur bangsa Israel, Allah berkarya sungguh luar biasa dan tak terselami. Hal ini bukanlah sandiwara Allah, karena kesalahan manusia pertamalah yang membuat manusia jauh dari pada Allah. Allah yang ber inisiatif melalui Anak Tunggal-Nya yaitu Yesus turun ke dalam dunia ini demi menyelamatkan umat-Nya dari dosa (Yohanes.3:16). Mengapa demikian karena semua manusia telah kehilangan kemuliaan Allah dan telah berdosa, tapi syukur kepada Allah oleh kasih karunia-Nya melalui Yesus Kristus kita beloh selamat (Roma 3:23-26). Inilah sedikit dari sekian banyaknya berkat yang saya dapat dalam membaca buku ini.
Salam
Malik Darius Bambangan
 

Informasi bibliografi