Sustainable Islamic Co-Living,

Sampul Depan
Hasfa , 19 Feb 2025 - 125 halaman

Buku ini membahas konsep Sustainable Islamic Co-Living, sebuah pendekatan hunian bersama yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip keberlanjutan modern. Dengan menggunakan perspektif Hybrid Paradox, buku ini mengeksplorasi berbagai ketegangan dalam perancangan hunian Islami, seperti:

✅ Tradisionalitas vs. Modernitas – Bagaimana menghadirkan desain yang tetap mempertahankan identitas Islam di tengah arsitektur modern?

✅ Eksklusivitas Islami vs. Inklusivitas Global – Bagaimana menciptakan komunitas Muslim yang terbuka dan berdaya saing global tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman?

✅ Ekonomi Kapitalistik vs. Ekonomi Berbasis Komunitas – Bagaimana mengembangkan model bisnis perumahan Islami yang berkelanjutan melalui wakaf produktif, koperasi syariah, dan sharing economy?

Selain teori, buku ini juga menyajikan studi kasus hunian Islami dari berbagai negara, prinsip maqashid syariah dalam desain arsitektur, serta strategi penerapan teknologi hijau dalam perumahan berbasis Islam.

Mengapa Buku Ini Penting?

🔹 Panduan bagi arsitek & pengembang dalam merancang hunian Islami yang adaptif & berkelanjutan

🔹 Referensi bagi komunitas Muslim yang ingin membangun lingkungan hidup berbasis nilai Islam

🔹 Sumber inspirasi bagi akademisi & peneliti di bidang arsitektur, sosial, dan ekonomi Islam

💡 Buku ini adalah jawaban bagi mereka yang ingin menciptakan hunian Islami yang selaras dengan tantangan zaman.

 

Isi

Bagian 7
22
Bagian 8
70
Bagian 9
71
Bagian 10
118
Bagian 11
123
Bagian 12
124

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2025)

Profil Penulis

Dian Nafiatul Awaliyah adalah akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang arsitektur, keberlanjutan, serta pengembangan komunitas Islam. Saat ini, ia mengajar di Universitas Sultan Fatah dan menjabat sebagai Koordinator Riset dan Advokasi di Muslimat NU Demak.

Dian aktif dalam berbagai penelitian dan proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan konsep keberlanjutan, khususnya dalam arsitektur dan tata ruang. Ia juga terlibat dalam berbagai organisasi sosial dan budaya, serta sering menjadi pembicara dalam pelatihan, seminar, dan konferensi internasional.

Sebagai penerima berbagai penghargaan dan hibah penelitian, Dian terus mengembangkan konsep Sustainable Islamic Co-Living, sebuah pendekatan hunian berbasis maqashid syariah, keberlanjutan, dan inovasi teknologi hijau.


Informasi bibliografi