Sebuah lorong di kotaku: cerita kenangan

Sampul Depan
Gramedia Pustaka Utama, 1994 - 107 halaman
2 Resensi
 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Ulasan Pengguna - Tandai sebagai tidak pantas

novel karya nh dini sering dikelompokkan kedalam novel" kengan, karena novel ini
bercerta tentang kehidupan dini sebagai pengarangnya. dini kecil hingga remaja
itu lebih tepatnya. maka aku atau
saya dalam novel itu menokohkan nh dini
sendri. berikut ini adalah sinopsis novel sebuah lorong dikotaku
akhirnya ibu mendapatkan sebuah rumah yang menyenangkan. kami semua
hidup tentram dalam bimbingan ibu yang penuh dg kelembutan dan ayah
yang berwibawa serta bijaksana.
aku kesepian dan kadang-kadan merasa bosan bermain sendrian, menunggu
saudaraku pulang skulah.
suatu hari kami pergi kerumah didesa, menumpang kereta api dan andong.
karili sangat gembira setelah sampai dirumah kakek. demikian juga kake.
tak henti-hentinya kami berbincang-bincang dengan kakek. ayah pun tak
lupa menanyakan keadaan dan kesehatan kakek.
hari kedua aku diajak paman sarosa melihat isikebun kakek, memetik
kelapa, melihat kejernihan air sungai yang mengalir dikebun. terasa
nyaman kehidupan didesa, terdengar derit tali timba, bunyi hewan, kicau
burung dan udara segar.
banyak yang kulakukan selama dirumah kakek. turut menjaga ladang,
menghalau burung, ikut memandikan kerbau anak gembala bersama
kakakku teguh nugroho. dua hari telah berlalu aku harus pulang
meninggalkan desa kakek, berpisah dengan paman. aku mersa sangat sedih.
dimadiun kami singgah dirumah pakde dan bude. dirumah ini kegiatan kami
selalu diawasi. bude selalu hendak serba teratur. karena itu aku merasa
tidak puas.
karena keadaan perang itu mempersiapkan banyak makanan. makanan itu
disimpan diatas loteng. setiap malam bnyak tetangga datang kerumah
untuk mendengarkan siaran radio dan mendengar tentang berita perang.
aku dijemput paman sarosa untuk berlibur selama bulan puasa ditempat kakek.
aku tinggal dirumah kakek bersama maryam. aku senang beneman dengan maryam
karena kamu mempunyai banyak persamaan.
aku mulai sekolah. semua kakakku sekolah di HIS. di HIS semua murid harus
berbahasa belanda. tapi ayah selalu mewajibkan kami berbahsa jawa.
suatu hari ketika aku asyik bermain dengan teman" maryam memaksa pulang
karena kami akan mengungsi ke kampung batan. kami mengungsi disini
bersama-sama pengungsi lain. karena ibu tidak mau mengungsi, ayah
membuat lubang perlindungan dibwah phon mangga. untuk penutupnya
digunakan ranting-ranting dan daun, dindingnya dilapisi beberapa helai kasur.
semua sekolah dan kantor tutup. kendaraan umum tidak boleh lagi hilir mudik.
kekuraigan bahan makan mulai terasa. indonesia tidak lagi diduduki
belanda, melainkan jepang. belanda menyerah kalah kepada jepang dan
seluruh daerah jajahan belanda jatuh ke tangan jepang.
 

Halaman terpilih

Isi

I
11
II
20
III
31
IV
48
V
57
VI
71
VII
77
VIII
85
IX
98
Hak Cipta

Edisi yang lain - Lihat semua

Istilah dan frasa umum

Informasi bibliografi