Pemikiran Modern: Dari Machiavelli sampai NietzschePT Kanisius - 313 halaman Gagasan-gagasan para filsuf modern, kerap tidak nyaman di telinga para penjaga status quo: kedengaran ‘subversif’ bagi rezim politis, ‘bidaah’ bagi ortodoksi agama dan ‘sinting’ bagi mediocrity. Namun merekalah yang membuka jalan bagi kebebasan berpikir. Tanpa mereka kiranya orang tak pernah berani secara rasiona mendekati misteri manusia, masyarakat, dunia, dan tuhan seperti yang kini berkembang dalam berbagai ilmu modern. Sains, teknik, ekonomi kapitalistis, negara hukum dan demokrasi modern berpangkal dari sebuah pemahaman filosofis yang lalu menjadi elemen modernitas kita, yakni: subjektivitas (rasionalitas), idea kemajuan (the idea of progress) dan kritik. Para filsuf modern mengembangkan ketiga elemen kesadaran modern itu dalam berbagai ajaran, mulai dari humanisme Renaisans, rasionalisme, empirisme, kritisisme, idealisme, materialisme, romantisme dan positivisme. |
Isi
Bab 1 Awal Zaman Modern dan Semangat Filsafat Modern | 1 |
Bab 2 Para Pendobrak di Ambang Modernitas Machiavelli Bruno dan Bacon | 15 |
Bab 3 Di Fajar Rasionalisme Modern Descartes Spinoza Leibniz dan Pascal | 33 |
Bab 4 Para Perintis Empirisme Modern Hobbes Locke Berkeley dan Hume | 65 |
Bab 5 Optimisme di Zaman Fajar Budi Para Filsuf Pencerahan Inggris Prancis dan Jerman | 93 |
Bab 6 Sintesis Rasionalisme dan Empirisme Kritisisme Immanuel Kant | 127 |
Bab 7 Bangkitnya Idealisme Jerman Fichte Schelling dan Hegel | 151 |
Bab 8 Kelahiran Positivisme Para Filsuf PascaRevolusi dan Auguste Comte | 191 |
Bab 9 Menggugat Idealisme Schopenhauer Feuerbach Marx dan Kierkegaard | 207 |
Bab 10 Ke Perbatasan Modernitas Filsafat Nietzsche | 249 |
Kamus Mini | 275 |
| 295 | |
Biodata Penulis | 299 |
Edisi yang lain - Lihat semua
Istilah dan frasa umum
Abad Pertengahan Absolut adanya ajaran Aku-murni alam alienasi asas asas-asas Bacon berpikir bersifat Bruno buku cara Comte Copleston deisme Descartes dialektika Ding Ding an sich dirinya disebut empiris empirisme Feuerbach Fichte filosofis filsafat modern filsafatnya filsuf fisika gerakan hanyalah Hegel Hobbes hukum Hume idea idealisme ilmu pengetahuan ilmu-ilmu imperatif imperatif kategoris individu indriawi Inggris intelektual Istilah Jadi Jerman Kant kausalitas kebebasan kebudayaan kehendak kehidupan kenyataan kesadaran Kierkegaard konsep Kristen Kritik Leibniz lewat Locke macam Machiavelli maksim Marx material melainkan memiliki menemukan mengatakan mengenai menghasilkan menjelaskan menurutnya metafisika misalnya modernitas monad moral moralitas muncul mungkin Nietzsche objek objektif pandangan Pascal pemikiran Pencerahan pengalaman pengindraan pikiran positivisme Prancis priori proses putusan rasional rasionalisme realitas refleksi religius Renaisans Romantisme Rousseau Schelling Schopenhauer sebab sebuah sejarah filsafat sesuatu seterusnya sikap sintesis sistem sosial Spinoza subjek subjektif subjektivitas substansi tahap teologi Terbit termasyhur transendental Vernunft Voltaire yakni Yunani zaman Zaman Pencerahan

