Pembaharuan Pemikiran Modern dalam Islam

Sampul Depan
PT. RajaGrafindo Persada - Rajawali Pers, 27 Okt 2023 - 278 halaman

Pembaharun pemikiran sangat erat dengan penjelajahan interpretasi terhadap berbagai ajaran. la merupakan salah satu bidang kajian Islam yang secara intens dilakukan pengkajiannya oleh berbagai kalangan akademisi, ilmuwan, dan pemerhati Islam. Hal ini sagat terlihat dari banyaknya kajian yang membicarakan tema tersebut, baik mengenai sejarahnya, maupun tokoh, serta pemikiran pembaharuannya.

Pembaharuan pemikiran merupakan aktif tas dan kegiatan yang sangat alami, scsuatu yang sering dan mesti terjadi dalam kehidupan manusia, sebab kehidupan manusia mempunyai permulaan dan penghabisan; Sesuatu yang telah berkembang akan mengalami perubahan, dan perubahan tersebut memerlukan upaya perbaikan untuk memperoleh kincrja dan efektifitas bagi suatu ajaran itu sendiri dalam menyahuti perkembangan jaman.

Terkait dengan ini, penulisan buku ini dianggap perlu, karena dalam buku ini akan dibahas berbagai hal tentang pembaharuan dari pemikir-pemikir Islam abad modem, baik dilihat dari sisi metodologi maupun substansi pemikirannya yang berkembang sesuai dengan kondisi sosial politik dan masa serta latar belakang pembentukan pemikirannya. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan yang luas kepada pembaca mengenai tokoh pemikir Islam pada masa modem yang berkembang dalam perspektif pemikiran dan sejarah dari berbagai aspeknya sebagai modal pembentukan pemikiran yang kritis dan inovatif serta pengayaan wawasan dalam menjawab tantangan zaman.

Kehadiran buku ini diharapkan dapat dijadikan bahan bacaan bagi pembaca dalam memahami dan mendalami berbagai ide-ide pembaharuan pada abad modem di dunia Islam sejak tahun 1800 M. Tegasnya, sejak bangsa-bangsa Barat bersentuhan dengan dunia Islam hingga dunia Islam melepaskan diri dari cengkrarnan bangsa-bangsa penjajah (Barat).

 

Halaman terpilih

Isi

Bagian 1
17
Bagian 2
41
Bagian 3
81
Bagian 4
97
Bagian 5
113
Bagian 6
131
Bagian 7
155
Bagian 8
157
Bagian 9
171
Bagian 10
185
Bagian 11
221
Bagian 12
239

Edisi yang lain - Lihat semua

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2023)

salah seorang

guru besar IAIN Raden Fatah Palembang,

dilahirkan di Padang, Sumatera Barat pada

19 Mei 1965. Lahir dari 10 bersaudara dari

keluarga taat beragama dan berprofesi

sebagai pedagang yang merupakan

wilayah kerja mayoritas masyarakat

Minang. Bapaknya H. Rusli Rasyad dari

suku Limo Panjang dan ibunya Hj. Asnidar

Taher dari suku Piliang Panjang, Sulit Air Solok memiliki cita-

cita

bahwa anaknya harus dapat hidup menjadi pintar, taat beragama

dan memiliki masa depan melebihi apa yang didapat keduanya.

Tahun 1971, Ris’an kecil dimasukkan di SD DR. Abdullah Ahmad

Padang, dan melanjutkan di Perguruan “Thawalib” Padang Panjang

hingga tamat tahun 1980. Selama sekolah di kota kelahiran Padang

dan Padang Panjang, Sumatera Barat, banyak nilai-nilai yang

didapat dari pendidikan orang tuanya. Salah satu yang sangat

membekas dalam sanubarinya yang kemudian menjadi motivasi

masa-masa depan dalam membangun karier adalah ungkapan

ibunda tercinta “Jadilah kamu bagai air, ia pasti akan sampai di muara,

walaupun mendapat halangan dan rintangan yang cukup lama....hiduplah

dengan air, jangan jauh dari air.”

Ungkapan itu pula yang kemudian menguatkan Ris’an

kecil untuk merantau dan melanjutkan studi di Pondok Modern

Darussalam Gontor, Ponorogo, sebuah pesantren di Provinsi

Jawa Timur. Bersamaan dengan rutinitas kehidupan nyantri di

pesantren dan perjuangan orang tua membiayai studi selama

enam tahun, hingga akhirnya tahun 1985 dapat menyelesaikan

studi dengan mendapatkan predikat Jayyid Jiddan (Amat Baik),

Ris’an mendapatkan banyak pengetahuan agama dan kehidupan

kemasyarakatan serta kunci ilmu, yaitu bahasa Arab dan bahasa

Inggris. Modal itulah yang kemudian memberikan jalur untuk

dapat berkiprah di beberapa perguruan tinggi Islam.

Setamat dari pondok Modern Gontor di tahun yang sama,

Ris’an melanjutkan studi pada Fakultas Syari’ah Universitas

Muhammadiyah Sumatera Barat dan menyandang gelar

mahasiswa tahun 1985. Realitas dunia pendidikan agama yang

semakin tertinggal serta keinginan jiwa untuk hidup sebagai

seorang pendidik, membuat Ris’an kemudian masuk pula pada

Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang tahun 1986. Sebelum

sempat menyelesaikan pada 2 perguruan tinggi berbeda di

Sumatera Barat, pada tahun 1988, Ris’an kembali menjadi air yang

mengalir menuju muara, dan hijrah ke kota Sriwijaya, Palembang.

Di kota inilah pengalaman hidup ditempa, Ris’an muda berjuang

sebagai pedagang di wilayah “lorong basah’ di tengah-tengah

perjuangan melanjutkan studi di Fakultas Tarbiyah LAIN Raden

Fatah Palembang. Di samping itu, pendidikan kemandirian yang

pernah didapat selama masa nyantri membentuk ia berani untuk

mengembangkan karier, menjadi karyawan pada salah satu

perusahaan yang menggeluti bidang penerbitan, bahkan, hingga

ia menjadi sopir Angkutan Kota route KM 5-Ampera sebagai

bagian dari usaha mendapatkan biaya membeli buku dan makan.

Prof. Dr. H. Ris’an Rusli, M.A., di samping sebagai dosen,

ia juga peneliti, bijak bestari dan penulis yang cukup produktif

di berbagai jurnal dan media cetak: Beberapa di antara karyanya:

Pemikiran Teologi Islam Modern (Buku, 2006), Manusia dalam

Pandangan Hamka (Jurnal Al-Fatah), Rekonstruksi Tradisi Ilmiah: Suatu

Tinjauan Teologis (Jurnal Intizar), Kepemimpinan (Studi Pandangan

Teolog Muslim Klasik) dalam Jurnal “Intizar”, beberapa Wacana dalam

Entry Ensiklopedia Al-Quran: Kosakata dan Tafsirnya (Bimatara

Group), beberapa Wacana dalam Surat Kabar Sriwijaya Post dan

Sumatera Ekspres.

Contact person lewat e-mail pada: risan1965@yahoo.co.id.

Informasi bibliografi