Nashaihul ‘Ibad: Menjadi Santun dan BijakHikam Pustaka, 1 Sep 2017 - 295 halaman Kitab ini sangat cocok untuk dibaca dan dikaji oleh masyarakat modern dewasa ini, yang sudah banyak kehilangan jati dirinya akibat rapuhnya rohani mereka yang tidak pernah diisi oleh nilainilai spiritual karena tersibukkan dalam pemburuan materi yang membabi-buta dalam rangka memermak dan mengkonstruksi diri untuk mencari kebahagiaan semu. |
Istilah dan frasa umum
Adapun agama agar ahli akhirat Al-Qur’an alam Allah amal bahwa Barang Barang siapa berada berbuat dosa berfirman beribadah berikut Berkaitan berkata bersabda bijak bisa bumi cinta Dailami dicintai dirinya disebutkan disertai ditanya do‘a dosa dunia duniawi Dzat empat ENAM engkau golongan Hadits harta hati hatinya ibadah Ibnu ilmu ingin janganlah jauh kalian kalimat kami karena kebaikan kecuali kepadanya Kiamat kubur lainnya lima macam makan maksudnya malaikat malu mampu masuk mati maupun melainkan melakukan melihat membaca memberi memberikan memelihara memiliki mencintai menerima mengatakan mengetahui meninggalkan menjauhi menjawab merasa Muhammad musibah muslim Nabi nafsu nasihat neraka niscaya pahala paling para pasti perbuatan perkara pernah pernah bersabda poin rahmat raka’at rasa Rasulullah ridha saat sabar sampai sangat sebab sebelum sedang sedikit selalu sepuluh seseorang Sesungguhnya setan setiap shalat shalih sifat suka surga takut tanpa termasuk TIGA tiga hal tujuh ulama urusan utama Wahai yaitu zuhud
