Masyarakat Adat & Kedaulatan PanganKepustakaan Populer Gramedia, 1 Feb 2021 - 324 halaman Pendekatan pembangunan inklusif yang digagas pemerintah belum berbasiskan pemahaman terhadap situasi khas dan keragaman masyarakat adat di Indonesia. Padahal, pemanfaatan sumber daya lokal dapat menjadi pilar dalam mencapai kedaulatan pangan di Indonesia. Buku ini berpendapat, model pembangunan inklusif seharusnya memperhitungkan keragaman karakteristik masyarakat lokal, khususnya jalan pangan masyarakat adat yang bergantung pada lahan dan hutan. Sementara itu, ukuran keberhasilan pertanian pangan sudah saatnya tidak lagi diukur dari produksi sejumlah jenis pangan saja seperti padi, jagung, atau kedelai. Bila tidak, kita akan masuk dalam jeratan sistem pangan global yang mengkomodifikasi pangan, ketika produksi dalam negeri tidak memadai. Ironis bahwa bangsa ini telah menyia-nyiakan sumber pangan yang berlimpah, sementara kita menjadi pengimpor gandum terbesar di dunia! Kasus gizi buruk yang masih menjadi momok di negeri ini, bukan disebabkan oleh kekurangan sumber pangan, melainkan oleh kesalahan tata kelola. Sebagai pilar kedaulatan pangan, keberlimpahan sumber daya pangan lokal yang tersebar di seluruh Nusantara dapat menjadi penyelamat dalam situasi bencana seperti sekarang ini, yaitu pandemi Covid-19. Maka, masyarakat adat adalah benteng terakhir dalam menjaga keragaman hayati dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan. Masyarakat Adat & Kedaulatan Pangan adalah buku ketiga dari Seri Pangan Nusantara yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia. |
Istilah dan frasa umum
akses alam aneka tanaman arkais Asia Asmat Austroasiatik Austronesia awal Baduy bagian Bahkan Barat beragam beras berbagai berburu Boti budaya budidaya cengkeh datang Dayak Diakses dibudidayakan ditemukan gandum genetik gizi buruk global Gunung Halimun hektare hingga huma hutan impor India Indigenous Peoples jagung jalan pangan Jawa jawawut jenis juta Kabupaten Kalimantan karbohidrat Kasepuhan keberadaan kebijakan kebutuhan kedaulatan pangan kelaparan kelompok Kepulauan keragaman Kesehatan ketahanan pangan komoditas Kompas komunitas konsumsi ladang lahan leluhur makanan Maluku Mauramba memiliki mencapai menunjukkan meramu Meurumba migrasi misalnya mulai mungkin nasional Nusantara Nutrition padi pala pangan pangan lokal Papua peladang pembauran pemburu-peramu periode persen pertanian perubahan petani pola populasi produksi pulau Punan Aput Punan Tubu Rimba saat sagu sawah sebagian sejak sejumlah Sekalipun sekitar Selain semakin sistem pangan sorgum sosial spesies Sumba Timur sumber daya sumber pangan tanam tengkes terjadi termasuk terutama Tiongkok Tubu ubi jalar umbi-umbian upaya utama varietas wilayah
