Marmut Merah Jambu

Sampul Depan
Bukune, 1 Jan 2010 - 228 halaman
10 Resensi

... Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini.

‘Tau gak sih, Na,’ kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. ‘Gue seneng banget hari ini.’

‘Seneng kenapa?’ tanya Ina.

‘Seneng, soalnya,’ kata gue, berhenti bicara sebentar dan menengok ke kiri untuk melihat muka Ina. Gue masang muka sok ganteng. Gue natap mukanya dengan jelas, memasang mata nanar, berkata dengan sungguh-sungguh, ‘Seneng... soalnya... hari ini akhirnya... gue bisa pergi sama-’

‘AWAS!!!!’ jerit Ina memecahkan suasana.

BRAK! Mobil gue naik ke atas trotoar. Mobil masih melaju kencang, dan di depan ada pohon gede. Ina ngejerit, ‘Itu pohon! ITU ADA POHON, GOBLOK!’

‘AAAAAAAAHHHH!’ jerit gue, kayak cewek disetrum. Lalu gue ngerem dengan kencang. Ina teriak lepas. Suasana chaos.




*




Marmut Merah Jambu adalah kumpulan tulisan komedi Raditya Dika. Sebagian besar dari tiga belas tulisan ngawur di dalamnya adalah pengalaman dan observasi Raditya dalam menjalani hal paling absurd di dunia:jatuh cinta.




-Bukune-

 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Penilaian pengguna

5 bintang
6
4 bintang
1
3 bintang
0
2 bintang
0
1 bintang
0

Ulasan Pengguna - Tandai sebagai tidak pantas

bagus ceritanya , saya suka

Ulasan Pengguna - Tandai sebagai tidak pantas

okelah .. bisa buat aku senyum juga, next time trus berkarya ya kak..

10 resensi sekaligus »

Halaman terpilih

Isi

Misteri Surat Cinta Ketua Osis
17
Balada Sunatan Edgar
41
Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo 59 Pertemuan Terakhir dengan Ina Mangunkusumo 81 Panduan Menghadapi Cewek Seharihari
95
Catatan Si Pemeran Utama dengan Muka Kayak Figuran
111
Meet You Not Your Mother
143
Buku Harian Alfa
165
Atas Sepotong Chatting
183
Dabel Trabel
199
Marmut Merah Jambu
213
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Informasi bibliografi