MENJERAT GUS DUR: Konspirasi Penggulingan Gus Dur

Sampul Depan
NUMEDIA, 24 Jul 2021 - 375 halaman

Saat meliput ke kantor Golkar, Virdika Rizky Utama yg saat itu bertugas sbg wartawan Gatra melihat tumpukan dokumen yg tampaknya akan dibuang. Ia pun mendekati tumpukan tsb, melihat-lihat, dan ia menemukan sesuatu yg mengejutkan: surat Fuad Bawazir ke Akbar Tanjung terkait rencana penggulingan Gus Dur. Dokumen itu pun ia simpan, yg kemudian ia tindaklanjuti dg sejumlah wawancara para tokoh yang disebut seperti Amien Rais, yang akhirnya menjadi buku ini. Buku yang mengubah persepsi orang terkait apa yang terjadi dengan presiden pertama era reformasi yang dikenal jenaka, demokratis, pluralis dan sekaligus penuh kontroversi: Gus Dur.

Sejak pertama diterbitkan akhir Desember 2019–bersamaan dg haul Gus Dur yang ke-10, buku ini telah memicu banyak kontroversi. Orang-orang yg sempat diwawancarai memilih tutup mulut begitu buku ini terbit dan mendapat banyak perhatian. Hanya dalam waktu dua bulan buku ini cetak lebih dari 20 ribu eksemplar. Buku ini didiskusikan di berbagai tempat, terutama di lingkungan NU, sampai covid menghentikannya. 

 

Isi

Bagian 1
1
Bagian 2
11
Bagian 3
53
Bagian 4
57
Bagian 5
75
Bagian 6
107
Bagian 7
159
Bagian 8
190
Bagian 11
273
Bagian 12
309
Bagian 13
310
Bagian 14
327
Bagian 15
333
Bagian 16
341
Bagian 17
369
Bagian 18
372

Bagian 9
204
Bagian 10
225
Bagian 19
376
Hak Cipta

Edisi yang lain - Lihat semua

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2021)

VIRDIKA RIZKY UTAMA

biasa dipanggil Virdi. Lahir di Jakarta, 10 September. Menamatkan S1 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jurusan Pendidikan Sejarah pada 2016.

Selama berkuliah, Virdi aktif di LPM Didaktika dari staf redaksi sampai pemimpin umum. Tak hanya itu, Virdi juga aktif di Solidaritas Pemuda Rawamangun (Spora) dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI).

Setelah lulus, Virdi bekerja sebagai jurnalis dan peneliti. Virdi pernah menjadi jurnalis di Majalah Sawit Indonesia, Majalah Berita Mingguan Gatra, dan Narasi.tv. Sejak 2016, Virdi juga bekerja sebagai Fellow Researcher di PARA Syndicate.

Virdi pernah menerbitkan buku tentang Forum Demokrasi yang dipimpin oleh Gus Dur berjudul Demokrasi dan Toleransi dalam Represi Orde Baru (2018). Pada 2019 bersama Galeri Buku Jakarta, menerjemahkan dan menerbitkan buku Memikirkan Kata-Kata.

Informasi bibliografi