Bagaimana Demokrasi Mati

Sampul Depan
Gramedia Pustaka Utama, 22 Apr 2019 - 288 halaman
Demokrasi bisa mati karena kudeta—atau mati pelan-pelan. Kematian itu bisa tak disadari ketika terjadi selangkah demi selangkah, dengan terpilihnya pemimpin otoriter, disalahgunakannya kekuasaan pemerintah, dan penindasan total atas oposisi. Ketiga langkah itu sedang terjadi di seluruh dunia dan kita semua mesti mengerti bagaimana cara menghentikannya. Dalam buku ini, dua profesor Harvard Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt menyampaikan pelajaran penuh wawasan dari sejarah untuk menerangkan kerusakan rezim selama abad ke-20 dan ke-21. Mereka menunjukkan bahayanya pemimpin otoriter ketika menghadapi krisis besar. Berdasarkan riset bertahun-tahun, keduanya menyajikan pemahaman mendalam mengenai mengapa dan bagaimana demokrasi mati; suatu analisis pemicu kewaspadaan mengenai bagaimana demokrasi didesak; dan pedoman untuk memelihara dan memperbaiki demokrasi yang terancam, bagi pemerintah, partai politik, dan individu. Sejarah tak berulang. Namun kita bisa melindungi demokrasi kita dengan belajar dari sejarah, sebelum terlambat.
 

Apa yang dikatakan orang - Tulis resensi

Kami tak menemukan resensi di tempat biasanya.

Isi

Persekutuan Penentu Nasib
1
Menjaga Gerbang Demokrasi di Amerika
20
Pelepasan Kekuasaan Partai Republik
38
Menumbangkan Demokrasi
55
Pagar Demokrasi
79
AturanAturan Tak Tertulis Politik Amerika
98
Buyar
123
Rapor Otoriter
151
Menyelamatkan Demokrasi
178
Ucapan Terima Kasih
205
Catatan Akhir
207
Back
274
Hak Cipta

Istilah dan frasa umum

Informasi bibliografi