Al-Quran Bukan Kitab Teror

Sampul Depan
Bentang Pustaka, 2 Mei 2016 - 308 halaman

Wajah Islam bukanlah wajah teroris. Islam adalah agama yang di setiap sendi kehidupannya mengajarkan perdamaian. Namun ajaran dan implementasi terkadang tak berjalan beriringan. Fakta menunjukkan bahwa tindakan intoleransi seperti intimidasi, kekerasan, dan penyerangan sebuah kelompok terhadap kelompok lain terjadi di sekitar kita, menimpa saudara-saudara kita. Kekerasan yang dibenarkan dengan dalih agama.

Tapi benarkah demikian? Benarkah Allah Swt dan Rasulullah Muhammad Saw memperbolehkan tindak kekerasan jika dilakukan untuk membela agama dan keyakinannya?

Buku ini akan memberikan jawabannya. Dengan penjelasan yang lugas dan jelas, Imam Taufiq telah membedah konsep perdamaian dalam Al-Quran dengan mengelaborasi penafsiran Al-Quran klasik dan kontemporer secara detail. Buku ini juga melacak implementasi nilai damai tersebut dalam kehidupan Nabi Muhammad, baik berkeluarga maupun bermasyarakat.

[Mizan, Bentang Pustaka, Islam, Kitab, Ibadah, Rumor, Fakta, Indonesia]

 

Halaman terpilih

Istilah dan frasa umum

Tentang pengarang (2016)

Imam Taufiq merupakan Dosen Tafsir Al-Quran di IAIN Walisongo. Saat ini ia dipercaya menjadi Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Walisongo dan Direktur Walisongo Media Center Semarang. Ia juga menjadi sekretaris MUI Provinsi Jawa Tengah, Ketua Divisi Litbang YPKPI Masjid Baiturrahman Jawa Tengah, dan Ketua Angkatan Muda Haji Indonesia (AMHI) Provinsi Jawa Tengah. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Be-Songo Semarang ini aktif menulis di berbagai koran, majalah, dan jurnal.

Informasi bibliografi